ADVERTISEMENT

Hoejbjerg Bela Conte: Sudahlah, Memang Wataknya Begitu

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 17 Agu 2022 07:30 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 14: Head Coachs Antonio Conte of Tottenham Hotspur and Thomas Tuchel of Chelsea had to be pulled apart at the end of their sides 2-2 draw and both received red cards from Referee Anthony Taylor during the Premier League match between Chelsea FC and Tottenham Hotspur at Stamford Bridge on August 14, 2022 in London, England. (Photo by Robin Jones/Getty Images)
Ribut-ribut Antonio Conte dengan Thomas Tuchel. (Foto: Getty Images/Robin Jones)
London -

Antonio Conte ribut dengan Thomas Tuchel di Derby London akhir pekan lalu, sampai akhirnya dikartu merah. Gelandang Pierre-Emile Hoejbjerg membelanya.

Tensi panas terjadi di Stamford Bridge, London, Minggu (14/8/2022), saat Chelsea menjamu Tottenham Hotspur di pekan kedua Liga Inggris. Dua kali keributan pecah di pinggir lapangan.

Dua manajer tim, Tuchel dan Conte, bersitegang karena gol-gol yang tercipta. Kubu Chelsea berang karena menganggap dua gol lawan, yang dicetak Hoejbjerg dan Harry Kane, berbau pelanggaran, yang ditanggapi panas oleh Conte.

Puncak keributan terjadi usai pertandingan. Thomas Tuchel dan Antonio Conte kembali ribut, sampai akhirnya dikartu merah wasit Anthony Taylor.

Hoejbjerg menilai, wasit seharusnya tidak memberi kartu merah ke Conte. Sebab, sang manajer memang punya sikap yang selalu berapi-api.

"Ini adalah kepribadiannya, dan sesuatu yang sebagai pemain memang dia berikan. Ini penting," kata Hoejbjerg, dilansir Daily Mail.

"Saya pikir dalam hal ini ofisial bisa saja berkata, 'Oke, tidak perlu kartu dalam permainan ini' setelah laga selesai. Biarkan saja, lah."

"Saya pikir sulit untuk mengomentari keputusan wasit, tetapi saya tidak berpikir wasit sampai perlu memberikan kartu merah setelah pertandingan," bela sang gelandang.

(yna/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT