Mana Golmu, Son?

ADVERTISEMENT

Mana Golmu, Son?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 09 Sep 2022 12:25 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 07: Heung-Min Son of Tottenham Hotspur during the UEFA Champions League group D match between Tottenham Hotspur and Olympique Marseille at Tottenham Hotspur Stadium on September 07, 2022 in London, England. (Photo by Tottenham Hotspur FC/Tottenham Hotspur FC via Getty Images)
Son Heung-min masih seret gol (Tottenham Hotspur FC via Getty I/Tottenham Hotspur FC)
London -

Sama seperti Mohamed Salah, Son Heung-min juga lagi seret gol awal musim ini. Tapi, bintang Tottenham Hotspur itu yakin bisa segera tajam lagi.

Son diandalkan lagi oleh Antonio Conte selaku manajer Spurs di lini serang bareng Harry Kane dan Dejan Kulusevski. Spurs memang belum terkalahkan di Liga Inggris dan berada di posisi ketiga klasemen.

Tapi, di balik laju apik Spurs tersebut, ada kekhawatiran soal Son yang belum mencetak gol sama sekali di tujuh pertandingan, enam di liga dan satu di Liga Champions.

Padahal Son selalu dipasang sebagai starter dan punya banyak peluang. Tapi, kombinasi VAR dan mistar serta tiang gawang selalu menghalangi Son untuk bikin gol.

Wajar jika Son disorot karena performanya ini dan Spurs tidak bisa melulu mengandalkan Harry Kane sebagai pencetak gol.

"Kondisi ini akan membuat saya lebih kuat. Saya melihat performa saya bisa lebih baik karena masih ada ruang untuk itu. Baik sebagai tim maupun invidividu. Yang terpenting adalah kami tampil bagus sebagai tim. Saya akan melakukan apapun untuk tim," ujar Son seperti dikutip Daily Mail.

Son Heung-min sendiri sempat menjalani periode seret gol musim lalu. Tapi, total 12 gol dari 10 pertandingan terakhir bersama Tottenham membuatnya bisa menyamai Salah sebagai top scorer Liga Inggris dengan 23 gol.

Salah pun demikian karena musim ini baru bikin dua gol dari enam laga.

"Jujur, saya akan lebih khawatir jika tidak bisa bikin peluang, tapi nyatanya saya masih bisa kok. Memang kadang cuma tidak beruntung di beberapa laga. Lalu ada juga finishing yang buruk."

"Saya kadang merasa frustrasi betul ketika punya peluang emas tapi tidak bisa bikin gol. Saya sih tidak khawatir, malah cuma bisa tertawa, karena tim, staf, dan fans membantu saya."

"Jika saya bisa bikin satu gol saja, maka kepercayaan diri akan kembali dan saya harap bisa terus membaik serta bikin banyak gol," kata Son.

(mrp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT