Kandang Chelsea Sepi

Afif Farhan - detikSepakbola
Kamis, 22 Sep 2022 10:40 WIB
Kandang Chelsea Sepi (Getty Images)
London -

Antonio Ruediger terkenal suka memprovokasi lawan ketika bermain di Chelsea. Usut punya usut, dia melakukan hal itu demi 'membangunkan' suporter The Blues.

Antonio Ruediger memperkuat Chelsea dari tahun 2017 sampai 2022. Musim panas kemarin kontraknya habis, bek asal Jerman itu lalu melanjutkan petualangannya ke Real Madrid.

Dilansir dari Sport1, Antonio Ruediger mengenang masa-masanya di Chelsea. Ruediger ikut membawa The Blues menjuarai Liga Europa, Piala FA, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

s Antonio Rudiger celebrates after scoring his side's first goal during the English Premier League soccer match between Chelsea and Brentford, at the Stamford Bridge stadium in London, Saturday, April 2, 2022. (AP Photo/Ian Walton)" title="Antonio Ruediger" class="p_img_zoomin" />Antonio Ruediger saat berseragam Chelsea (AP)

Akan tetapi, ada satu hal yang dirasa Antonio Ruediger sebagai kenangan kurang manis bersama Chelsea. Itu adalah Stamford Bridge alias kandangnya Chelsea yang sepi.

"Jujur saja, saya suka memprovokasi lawan karena stadion terlalu sepi buat saya di sepanjang pertandingan. Itu supaya, para suporter 'bangun'," ungkapnya.

"Saya suka menganalisis lawan, siapa yang mau saya lukai dan bagaimana kalau saya provokasi dia sedikit. Namun bukan berarti saya pilih-pilih lawan, itu terjadi secara spontan," tambah pemain berusia 29 tahun itu.

Fans The Blues setuju nggak sama perkataan Ruediger kalau kandang Chelsea sepi?




(aff/cas)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork