Klopp-Pep Tidak seperti Federer dan Nadal

ADVERTISEMENT

Klopp-Pep Tidak seperti Federer dan Nadal

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 16 Okt 2022 16:30 WIB
LEICESTER, ENGLAND - JULY 30: J├╝rgen Klopp head coach of Liverpool talks to Pep Guardiola head coach of Manchester City talk after The FA Community Shield between Manchester City and Liverpool FC at The King Power Stadium on July 30, 2022 in Leicester, England. (Photo by Michael Regan - The FA/The FA via Getty Images)
Juergen Klopp jadi seteru berat Pep Guardiola (The FA via Getty Images/Michael Regan - The FA)
Liverpool -

Juergen Klopp mengakui Pep Guardiola adalah rival terberatnya. Tapi di luar lapangan, Klopp dan Guardiola tidak sedekat Roger Federer dan Rafael Nadal.

Klopp dan Guardiola sudah bersaing sejak sama-sama masih di Bundesliga. Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Klopp memang paling sering bertemu Guardiola.

Transfermarkt mencatat ada 25 kali duel di antara keduanya dengan 11 kemenangan didapat dan sembilan kekalahan diderita. Klopp adalah manajer paling sering mengalahkan Guardiola dalam setiap duelnya.

Wajar jika publik menilai persaingan Klopp dan Guardiola saat ini layaknya Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson dulu atau ketika Guardiola bersaing dengan Jose Mourinho.

Guardiola dan Klopp memang tak jarang melempar pujian satu sama lain. Meski demikian, Klopp rupanya tidak dekat dengan Guardiola secara personal di luar lapangan.

"Ya, memang pekerjaan tersulit di sepakbola adalah bersaing dengan City-nya Guardiola. Tapi saya senang-senang saja kok, tidak ada masalah," ujar Juergen Klopp di situs resmi klub

"Jujur saja saya tidak paham ketika olahraga lain tidak memiliki itu. Contoh saja, saya bukan Federer dan Pep bukan Nadal, tapi mereka bisa bersaing di level tertinggi dan tetap berteman baik," Klopp menambahkan.

"Pep dan saya memang bukan teman baik karena kami tidak mengenal baik satu sama lain. Tapi kami saling menghormati dan saya tahu dia menghormati apa yang kami lakukan saat ini, jadi tidak masalah kok."

"Anda tidak harus saling menghina dalam persaingan dan juga di pertandingan. Saya bisa bilang kami punya hubungan baik tanpa harus saling bertemu atau berbicara, saling menghormati. Kami adalah lawan dalam pertandingan dan sejauh ini kami melakukannya dengan baik."



Simak Video "Dilema Klopp: Ingin Buang Pemain Lama, Tapi Pemain Baru Tak Ada"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT