MU Akan Rindukan Ruudtje?
Jumat, 28 Jul 2006 11:00 WIB
Jakarta - Ruud van Nistelrooy akhirnya meninggalkan Manchester United. Setelah lima musim, 219 pertandingan dan 150 gol akankah kepergian Ruudtje menjadi sebuah kehilangan besar buat MU?Jumat (28/7/2006) dinihari WIB, Real Madrid secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka mendapatkan Nistelrooy. Pernyataan tersebut mengakhiri cerita panjang nasib striker Belanda itu yang dimulai akhir musim lalu saat dirinya mulai sering dicadangkan Sir Alex Ferguson.Tapi di sisi yang lain justru ada cerita baru yang kini justru baru membuka halaman pertamanya. Kisah tentang bagaimana nasib lini depan The Red Devils sepeninggal striker utamanya menjadi episode yang baru akan bisa terjawab sekitar bulan Mei 2007 saat Premiership berakhir.Barisan striker milik Fergie memang masih sangat menjanjikan sepeninggal Ruudtje. Siapa yang tak takut dengan agresifitas Wayne Rooney, dan tandem barunya Louis Saha yang terbukti padu dan ampuh di penghujung musim lalu.Juga masih ada Ole Gunnar Solskjaer yang baru pulih dari cedera, Alan Smith yang bakal dikembalikan menjadi striker dan anak muda bernama Giuseppe Rossi.Tapi cukupkan itu semua? Mungkin hanya Rooney dan Saha yang bisa dibilang sangat meyakinkan. Melihat trek rekor cedera Solskjaer, terlalu riskan untuk berharap banyak dari orang Norwegia itu, pun Smith yang baru sembuh dari patah kaki. Rossi? Di debutnya bersama tim senior MU musim lalu memang cukup menjanjikan, tapi jam terbang pemain Italia kelahiran Amerika Serikat itu masih sangat minim.Sayangnya Fergie justru terlihat kurang agresif bursa pemain. Fernando Torres memang sempat santer dikabarkan menjadi incaran Fergie, tapi isu tersebut tak berlanjut menjadi berita kesepakatan kontrak.Memang Nistelrooy menunjukkan grafik menurun di paruh kedua Premiership musim lalu, tapi apakah nila setitik itu mampu menghapuskan sumbangsih besar striker Belanda itu pada MU? Lihat apa yang diberikan eks striker PSV Eindhoven itu pada klub yang harus membayar 19 juta poundsterling untuk mendapatkannya. Hampir setiap musim Ruudtje mampu menyumbang gol di atas angka 20. Hanya musim 2004/2005 ia gagal melakukannya karena dibekap cedera.Ingat, MU tak hanya bertanding di satu kompetisi. Dan punya stok penyerang yang masing-masing punya kemampuan di atas rata-rata menjadi keharusan. Itu jika ingin mengembalikan kejayaan mereka yang mulai beralih ke kota London. (din/)











































