Beda Sheva dengan Ballack
Senin, 14 Agu 2006 08:26 WIB
Cardiff City - Cerita berbeda ditorehkan Andriy Shevchenko dan Michael Ballack dari pertandingan resmi pertamanya di tanah Inggris. Shevchenko merangkai kisah manis, Ballack mengecap kegetiran.Itulah yang terjadi pada kedua pemain bintang dunia itu saat melakoni debutnya bersama Chelsea dalam pertarungan Community Shield melawan Liverpool, Minggu (13/8/2006).Shevchenko alias Sheva, yang dibeli dengan harga tinggi dari AC Milan (30 juta poundsterling), langsung menyalak sebagaimana tugas utamanya sebagai penyerang adalah mencetak gol.Bomber internasional Ukraina itu berhasil mengukir sebuah gol yang cukup berkelas. Di menit 43, menyongsong umpan lambung Frank Lampard dari tengah lapangan, ia terlebih dulu menahan bola dengan dada. Setelah menggiringnya sedikit, dengan tenang Sheva mendorong bola memperdaya kiper Jose Reina.Tidak ada selebrasi yang meluap-luap dari Sheva, walaupun ia tetap tampak bersuka cita. Kaos biru barunya -- setelah sekian lama terbiasa mengenakan seragam merah-hitam -- ia angkat sedikit tapi tidak sampai dicopot.Ditambah penampilannya yang baik sepanjang pertandingan, pria yang 29 September nanti genap berusia 30 tahun itu telah memberi kesan pertama yang menjanjikan buat fans The Blues, bahwa ia bisa bersinar di Stamford Bridge."Aku akan senang sekali kalau bisa terus mencetak gol seperti itu," ujarnya usai pertandingan. "Tapi yang lebih penting aku bisa bekerja dengan baik buat tim ini."Manajer Jose Mourinho pun langsung memberinya pujian. "Gol yang hebat... Cara dia membuatnya sungguh berkelas."Bagaimana dengan Ballack? Bertolak belakang dari Sheva. Bintang internasional Jerman yang diboyong gratisan dari Bayern Munich itu hanya bisa mempertontonkan aksinya tidak lebih dari 25 menit.Ballack mengalami cedera di bagian pinggang saat berlari tanpa lawan. Begitu ototnya tertarik ia langsung menepi untuk menerima perawatan. Setelah kembali ke lapangan selama dua-tiga menit, ia akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Salomon Kalou.Yang tak kalah ironis adalah Ballack bahkan menjadi pemain pertama pada pertandingan tersebut yang diganjar kartu kuning. Ia menerimanya di menit keenam karena menekel dengan ceroboh dan keras terhadap Mohammed Sissoko.Mengenai cederanya, Mourinho pun belum tahu apakah serius atau tidak. Tentu ia berharap tidak. Demikian pula Ballack yang sudah barang tentu tak ingin melewati pekan pembukaan Premiership akhir pekan ini.Meski demikian Ballack baru kehilangan sebuah momen. Ia masih punya banyak waktu dan kesempatan untuk membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan Jerman tidaklah salah -- dan Chelsea amat beruntung memilikinya. (a2s/)











































