Jol Hampir 'Semaput'

Jol Hampir 'Semaput'

- Sepakbola
Senin, 06 Nov 2006 04:23 WIB
Jol Hampir Semaput
Jakarta - Dari luar mungkin Martin Jol tidak tampak terlalu histeris menyambut kemenangan Tottenham Hotspur atas Chelsea. Tapi dalam hati siapa tahu, ia mungkin bisa "semaput".Jol tidak seperti Jose Mourinho yang langsung berlutut dan berteriak tak ubahnya seperti pemain yang habis mencetak gol, ketika Didier Drogba mengukir gol penentu kemenangan Chelsea atas Barcelona di ajang Liga Champions pertengahan minggu lalu.Ia juga tidak melakukan selebrasi berlebihan seperti yang dianggap demikian oleh Arsene Wenger pada Alan Pardew tadi malam, ketika West Ham United mengalahkan Arsenal 1-0, sehingga Wenger perlu menegur kompatriot Prancis-nya itu -- tapi keduanya malah cekcok.Jol cukup mengangkat kedua tangannya dan tertawa lebar saat menyaksikan Michael Dawson mencetak gol balasan dan Aaron Lennon mendulang gol kemenangan Spurs atas Chelsea, setelah sempat bungkam oleh gol Michael Essien di menit 15.Dan tidak seperti Wenger yang menolak bersalaman dengan Pardew di akhir pertandingan, Jol menghampiri Mourinho dan keduanya tidak sekadar berjabatan tangan melainkan berpelukan."Saya sangat bahagia," ujar pria asal Belanda ini. "Saya tidak tegang di akhir pertandingan, tapi saya pikir denyut jantungnya 189, yang mana itu berarti saya hampir kena serangan jantung."Jol punya alasan untuk merayakan kemenangan ini dengan "berlebihan" karena telah mengukir sejarah. Ini merupakan sukses pertama Spurs atas Chelsea dalam 33 pertandingan terakhir kedua tim, sekaligus kemenangan pertama mereka di kandang sendiri atas rivalnya itu sejak 1987."Ini minggu yang luar biasa buat klub ini dan fans. Pertama di Eropa, lalu melawan tim juara," tukasnya. Spurs tiga hari lalu mengalahkan Club Bruges di Piala UEFA."Mereka bilang kami tak pernah mengalahkan tim elit. Ini membuat kami sedikit terusik. Tapi hari ini kami melakukannya dan saya pikir ini berkat performa yang luar biasa."Dijelaskan Jol, beberapa pemainnya masih kecapekan sehabis melawan Bruges, tapi ia memberi motivasi agar anak-anak buahnya tampil berani dan penuh percaya diri. Hasilnya? Sudah tahu 'kan? (a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads