Mourinho Ditegur Pimpinan Asosiasi Manajer
Jumat, 22 Des 2006 16:43 WIB
London - Jose Mourinho benar-benar layak disebut manajer paling kontroversial di Premiership saat ini. Tidak henti-hentinya ia mendapatkan teguran atas tindak tanduknya di lapangan. Adalah ketua eksekutif perhimpunan seluruh manajer di Inggris (League Managers Association) yang melontarkan peringatan. Yang menjadi sasaran kritik John Barnwell adalah seringnya pelatih Chelsea itu mengeluarkan kartu kuning imajiner. Contohnya pada dua partai terakhir Chelsea. Saat Chelsea mengalahkan Everton 3-2 dalam lanjutan Premiership ia sempat mengacungkan tangan seolah-olah memberi kartu kuning melihat "diving" pemain Everton Andy Johnson.Gelagat itu kembali diperlihatkan pria asal Portugal itu saat The Blues melawan Newcastle United di laga Piala Carling. Mourinho terlihat cukup berang saat menyaksikan tekel Nicky Butt terhadap Arjen Robben --yang membuahkan tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna oleh Didier Drogba."Selalu ada perbincangan pribadi (dengan wasit) di luar lapangan. Itu biasanya dilakukan jika kami (manajer) tidak suka dengan suatu keputusan. Melambaikan kartu kuning (imajiner), baik secara lancang atau dengan agresif dan entah itu dilakukan pemain atau pelatih, bukan sesuatu yang bisa diterima," tutur Barnwell seperti dikutip Guardian. Mantan manajer Wolverhampton Wanderers itu sebaliknya memuji sikap manajer Newcastle, Glenn Roeder saat melontarkan ketidakpuasannya. "... Saya pikir kelakuan Jose agak kurang ajar. Tapi lihatlah Glenn Roeder yang menanganinya dengan cantik. Dia selalu langsung berbicara dengan lawannya, dan dia menyelesaikannya tanpa polemik," puji Barnwell. Walau tak ingin Mourinho dijerat sanksi, tapi Barnwell akan menegur Mourinho dalam pertemuan dua mingguan dengan para manajer Premiership dan seluruh klub di Inggris sebagai pembelajaran."Kami menyesalkan kelakuan para pemain yang suka mengeluarkan kartu kuning (imajiner) dan melalui para manajer dan PFA (Professional Footballers Association) saya berharap kami memberikan pengaruh buat para pemain dan bahwa kami akan melihat lebih sedikit kelakuan itu di kemudian hari," tandasnya. (mel/a2s)










































