Chelsea Akan Kurangi Pengeluaran
Minggu, 24 Des 2006 15:47 WIB
Moscow - Para pesaing Chelsea boleh jadi akan bersorak gembira mendengarnya. Di masa mendatang, The Blues akan mengurangi pengeluaran di bursa transfer. Pernyataan itu bukan keluar dari mulut sembarang orang melainkan dari pemilik Chelsea, Roman Abramovich. Pengusaha Rusia yang keroyalannya nyaris tidak tertandingi itu menegaskan bahwa di masa depan ia ingin klub yang dimilikinya memaksimalkan pemain muda binaan klub sendiri. "Strategi kami adalah untuk mengangkat pemain melalui akademi. Kami sudah melakukan investasi yang cukup banyak untuk itu. Dan kami berharap itu akan memberi kami manfaat-manfaat," tutur pria terkaya di Rusia ini dalam wawancaranya dengan The Observer seperti dikutip Guardian. "Kami akan mengeluarkan lebih sedikit uang di bursa transfer," tambahnya. Semenjak mengambil alih klub yang berbasis di London itu pada Juni 2003, Abramovich sudah menginvestasi dana -- termasuk untuk membeli pemain -- sampai 440 juta poundsterling. Tetapi gara-gara besar pasak daripada tiang, pada Juni 2005 Chelsea mengumumkan bahwa pihaknya mengalami kerugian sebesar 140 juta pounds. Kerugian itu pun menjadi rekor klub. Namun pada musim panas tahun ini, Abramovich tidak berhenti mendatangkan pemain bintang ke Stamford Bridge. Tercatat Michael Ballack (Bayern Munich) dan Andriy Shevchenko (AC Milan) berganti kostum menjadi biru. Karena kekuatan uangnya, pria terkaya kedua di Inggris itu sangat ditakuti di bursa transfer sepakbola. Namun untuk urusan pembelian pemain, Abramovich mengaku menurut pada permintaan Jose Mourinho. "Saya tak bisa katakan kalau saya tidak terlibat dalam pembelian pemain, tetapi peran saya lebih kecil dibandingkan peran manajer (Mourinho). Adalah hal yang mustahil jika saya memaksakan pembelian seorang pemain sementara manajer tidak menginginkannya. Itu pasti tidak berhasil," tandasnya. Masih tergantung Mourinho, dong? (mel/mel)











































