Akhir Tahun yang Sibuk

Liga Inggris Pekan Ini

Akhir Tahun yang Sibuk

- Sepakbola
Kamis, 28 Des 2006 11:38 WIB
Akhir Tahun yang Sibuk
Jakarta - Saat liga-liga Eropa menikmati hangatnya Natal dan meriahnya tahun baru, Premiership disibukkan dengan jadwal nan padat. Panasnya kompetisi pun menghangatkan udara dingin Inggris.Liga Inggris memang punya tradisi lain dari yang lain dalam menggelar kompetisi domestiknya. Saat negara-negara Eropa meliburkan kompetisi liga demi merayakan Natal dan tahun baru, FA malah memadatkan jadwal pertadingan.Bayangkan saja, dalam selang 15 hari tiap klub harus menjalani setidaknya lima pertandingan. Setelah laga pekan ke-18 yang digelar 16-17 Desember, klub kemudian harus menjalani dua pertandingan dalam selang tiga hari: 23 dan 26 Desember. Pekan ini bahkan lebih berat lagi, dua pertandingan dalam selang dua hari: 30 Desember dan 1 Januari. Meski begitu tak ada pilihan lain buat klub untuk melakoni rangkaian kompetisi akhir tahun yang pastinya sangat melelahkan itu. Dari sini malah bisa diketahui seberapa hebat kejelian dan kebijakan pelatih dalam menerapkan strategi dan melakukan rotasi.Alex Ferguson salah satu yang paling tanggap menghadapi kondisi ini. Wayne Rooney dan Louis Saha bergantian ia turunkan sebagai starter di dua laga terakhirnya. Termasuk Cristiano Ronaldo yang kemudian menjadi pahlawan kemenangan MU atas Wigan saat dimasukkan di babak kedua. Fergie juga tak memainkan Ryan Giggs dan Rio Ferdinand di laga tersebut.Maka saat menjamu Reading, Sabtu (30/12/2006), kondisi fisik skuad MU masih cukup bugar yang tentunya membuat peluang meraih tiga poin akan sangat besar. Fergie bahkan sangat mungkin menurunkan beberapa pemain andalannya tidak sejak awal demi mempersiapkan laga tandang ke Newcastle United dua hari kemudian.Nasib kurang baik justru terjadi pada seteru terberat mereka, Chelsea. Saat jadwal padat menunggu, The Blues justru dihantam masalah cedera pemain yang membuat Jose Mourinho tak punya banyak opsi rotasi. Setelah Petr Cech, menyusul Joe cole, John Terry dan Arjen Robben. Pasukan Jose Mourinho pun kehilangan momentum saat ditahan imbang Reading 2-2, Selasa (26/12/2006).Fulham yang bakal dijamu Chelsea akhir pekan ini mungkin bisa diatasi. Adalah Aston Villa yang punya potensi membuat jarak mereka dengan MU makin jauh saat harus bertandang ke Villa Park dua hari kemudian.Sementara itu Arsenal diperkirakan bakal mampu mempertahankan posisi tiga klasemen. Jadwal pada sepertinya tak menjadi masalah besar buat Arsene Wenger. Sederetan pemain muda The Gunners terbukti sudah cukup "dewasa" untuk bisa bersaing dengan klub lain, itupun diraih tanpa kehadiran Thierry Henry.Jadi walau harus bertandang ke Sheffield United, Arsenal seharusnya bisa menjauh dari kejaran Bolton Wanderers di posisi empat. Apalagi produktivitas Arsenal tergolong cukup baik dengan mengukir delapan gol dalam dua pertandingan terakhir. Makin memudahkan Arsenal adalah lawan yang harus mereka hadapi dua hari kemudian yang cuma tim dari zona degradasi, Charlton, itupun bertanding di Emirates Stadium.Pertandingan lain yang bakal menyita perhatian akhir pekan ini adalah duel Liverpool versus Tottenham Hotspur di White Hart Lane. Namun melihat rekor tandang The Reds musim ini, peluang tuan rumah menang terhitung lebih besar. Hanya dua kemenangan yang berhasil diarih Steven Gerrard cs dari 10 lawatannya, sementara enam di antaranya berakhir tanpa poin dan dua berujung imbang.Sementara Spurs justru mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya. Dari lima laga terakhir mereka mampu meraih empat kemenangan dan hanya sekali kalah. Foto: Didier Drogba, bisa bertanding lima kali dalam dua pekan (UEFA). (din/mel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads