(din/krs)
Mimpi Buruk The Hammers di Awal Tahun
- detikSepakbola
Jakarta - Tahun baru selalu mencuatkan optimisme baru buat semua orang. Tapi yang dialami West Ham United justru sebaliknya, mimpi buruk mendatangi mereka di hari pertama 2007 setelah dipencundangi Reading 6-0.Resolusi baru memang sangat dibutuhkan West Ham di 2007 ini. Setelah mampu duduk di posisi sembilan dan menjadi finalis Piala FA musim lalu, di paruh pertama musim ini The Hammers terperosok di zona degradasi.Alih-alih menggunakan tahun baru sebagai momentum untuk kembali ke papan tengah justru berujung mimpi buruk. Di hari pertama 2007, West Ham dipaksa menelan kekalahan terbesarnya dalam lima musim terakhir. Menghadapi Reading di Madejski Stadium, enam gol bersarang di jala Robert Green sementara tak satu kalipun gawang tuan rumah bisa mereka koyak.Melihat apa yang mereka raih mereka sepanjang musim ini, kekalahan memang bukan hal baru buat West Ham. Inilah kekalahan ke-14 The Hammers sepanjang musim ini, atau yang ketiga secara beruntun dari lima laga terakhir. Lima laga terakhir memang menjadi menarik untuk disimak dalam usaha klub ini berusaha bangkit dan keluar dari zona degradasi.Tepatnya tiga pekan lalu West Ham menjalani sebuah era baru saat Alan Curbishley ditunjuk menggantikan Alan Pardew yang dinilai gagal mengangkat Nigel Reo-Coker cs. Sempurna, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan awal kerja Curbishley di klub yang bermarkas di Upton Park saat menundukkan sang pemuncak klasemen, Manchester United, 1-0. Di pertandingan keduanya, Curbishley masih menunjukkan dirinya adalah pilihan yang tepat untuk menggusur Pardew setelah membawa pulang satu poin dari Fulham dengan bermain imbang 0-0. Namun cerita sukses Curbishley ternyata cuma bertahan dua laga, selanjutnya mereka dua kali takluk di kandang dari Portsmouth 1-2 dan Manchester City 0-1. Dan semalam, mereka dipaksa pulang membawa malu 6-0."Hari ini mungkin menjadi hari yang paling berisik di ruang ganti. Ini adalah pertandingan besar dan tahu tim di atas kami bisa saja meraih kemenangan. Memiliki kepercayaan diri tinggi di ruang ganti memang baik, tapi tapi Anda juga harus memilikinya di lapangan." "Anda tak bisa membiarkan gawang Anda kemasukan di serangan pertama dan gagal menstabilkan kapal, karena di Premiership tak boleh lengah. Anda harus bergerak 90 menit tapi kami begitu rapuh dan tak ada satupun pemain yang terus berjuang keras di pertandingan ini," kritik Curbishley pada pemainnya usai pertandingan.West Ham sebenarnya memulai musim ini begitu menjanjikan. Dua bintang Argentina, Carlos Tevez dan Javier Mascherano berhasil direkrut. Bulan November lalu pengambilalihan klub dari Terry Brown ke Eggert Magnusson juga mencuatkan optimisme baru buat West Ham.Sayangnya itu semua ternyata belum cukup mengangkat kembali klub peraih tiga Piala FA itu. Jangankan mengulang prestasi musim lalu, kalau tak juga membaik West Ham harus bersiap merumput di divisi satu musim depan.Foto: Alan Curbishley (BBC).
(din/krs)
(din/krs)










































