Klub-Klub Premiership Makin 'Asing'
Rabu, 07 Feb 2007 02:43 WIB
London - Dibelinya Liverpool oleh dua taipan asal Amerika Serikat kian mengentalkan tren investasi asing pada klub-klub Premiership. Total, sudah tujuh klub dikuasai pengusaha non-Inggris.Berikut ini gambaran singkat tentang klub-klub "asing" tersebut seperti dikutip Reuters:ASTON VILLAMilyuner AS Randy Lerner membeli 90 persen saham dan mengambil alih klub terbesar kota Birmingham ini pada September lalu senilai 62,6 juta poundsterling. Pemilik klub NFL Cleveland Browns ini mengisi tempat Doug Ellis, yang mundur setelah memimpin Villa selama 38 tahun.CHELSEARaja minyak Rusia Roman Abramovich membeli Chelsea pada Juli 2003 seharga 60 juta pounds. Sejak itu ia telah menghabiskan lebih dari 400 juta pounds untuk membeli pemain-pemain bintang -- dan menghasilkan dua titel juara Premier League.FULHAMPada 1997 pebisnis kelahiran Mesir Mohamed Al Fayed, pemilik departemen store terkenal di London Harrods, menanam investasi 30 juta pounds pada Fulham dan menjadi ketua klub tersebut setelah memiliki saham terbesarnya. Mereka kembali ke level atas Liga Inggris sejak 2001 dan belum pernah terdegradasi lagi sampai sekarang.MANCHESTER UNITEDMeski diwarnai aksi protes suporternya, klub paling sukses di Inggris ini tetap dibeli taipan AS Malcolm Glazer. Setelah meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 75 persen di bulan Mei 2005, pemilik klub NFL Tampa Bay Buccaneers itu akhirnya menguasai sepenuhnya MU pada Agustus 2005, dengan nilai investasi sebesar 790 juta poundsterling.PORTSMOUTHAlexandre Gaydamak sepenuhnya mengontrol Portsmouth pada Juli 2006 setelah membeli sisa saham dari ketua klub sebelumnya Milan Mandaric. Kabarnya Mandaric menjual sahamnya kepada pengusaha Prancis kelahiran Rusia itu senilai 32 juta pounds. Investasi Gaydamak untuk 50 persen saham The Pompey dilaporkan bernilai 15 juta pounds.WEST HAM UNITEDPada November tahun lalu West Ham setuju dibeli senilai 865 juta pounds oleh presiden Asosiasi Sepakbola Islandia yang juga anggota UEFA, Eggert Magnusson. Ia menggantikan Terry Brown sebagai ketua The Hammers, lalu memecat Alan Pardew dan menggantikannya dengan Alan Curbishley.LIVERPOOLSudah dua tahun juara Eropa 2005 mencari suntikan dana untuk memburu lebih banyak tropi juara dan membangun stadion baru. Peminat mereka cukup banyak, termasuk mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Pemenangnya adalah dua taipan AS George Gillett dan Tom Hicks, setelah menawar lebih tinggi dari perusahaan raksasa dari Timur Tengah, Dubai International Capital (DIC), dengan nilai investasi 174 juta pounds.Foto: Randy Lerner, pengusaha AS yang memiliki klub NFL Cleveland Browns dan klub Liga Inggris Aston Villa. (thetao) (a2s/din)











































