FA: Dilarang Keras Hina Homo

FA: Dilarang Keras Hina Homo

- Sepakbola
Jumat, 09 Feb 2007 17:20 WIB
FA: Dilarang Keras Hina Homo
London - Aturan baru akan diberlakukan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mulai musim depan. Aturan tersebut melarang yel-yel yang mendiskreditkan atau menghina kaum homo dalam stadion sepakbola.Tujuan utama pemberlakuan aturan tersebut adalah membuat persamaan derajat dan membuat rasa aman bagi kaum homo yang datang ke stadion. Selama ini yel-yel yang mencemooh dan menghina kaum homo kerap disuarakan sekelompok orang yang memiliki fobia terhadap kalangan ini. Regulasi yang ada sebelumnya tidak memberikan rambu-rambu yang spesifik mengenai penghinaan terhadap kaum homo. Aturan itu semata-mata menyatakan bahwa "perilaku rasis dan diskriminasi" bisa dikenai sanksi, dengan diusir dari stadion bahkan ditahan jika pelanggarannya bersifat serius. Padahal tindakan pembenci kaum homo yang dikenal dengan istilah homophobic itu tentu saja sangat diskriminatif. Bagi sepakbola Inggris yang acapkali menyuarakan persamaan derajat, tindakan para homophobic itu pun dianggap meresahkan.Oleh karena itu, kini FA sengaja memodifikasi aturannya dengan lebih spesifik agar bisa melindungi kaum homo, dan mengurangi penghinaan serta pelecehan yang selama ini dialami kaum tersebut. Seluruh klub Liga Inggris juga menyambut positif bahkan sudah menandatangani aturan itu. "Dulu, aparat polisi hanya menindak perbuatan rasis dalam pertandingan sepakbola. Namun kini tindakan negatif para homophobic sangat mengkhawatirkan dan tentu saja kami harus bertindak tegas. Dengan aturan baru, semuanya jadi jelas," tukas juru bicara FA seperti dilansir AFP, Jumat (9/2/2007).Menteri Olahraga Inggris, Richard Caborn, juga menyatakan dukungannya kepada klub macam Tottenham Hotspur yang sudah membuat saluran telepon khusus bagi para fans yang mengalami segala macam kekerasan."Saya menyambut baik tindakan itu dan semoga bisa jadi contoh bagi klub lain," tandasnya.Foto: Mantan pemain timnas Inggris, Graeme Le Saux. Salah satu pemain yang kerap jadi sasaran cemoohan para homophobic (Sporting Heroes). (krs/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads