Gelombang Tenang di Premiership
Senin, 12 Feb 2007 10:48 WIB
Jakarta - Sudah tiga pekan terakhir ini gelombang persaingan Manchester United dan Chelsea relatif tidak kencang. Hanya riak-riak yang ada, yang melibatkan tim-tim di bawah mereka.Kalau suasana rivalitas MU dan Chelsea dirasa sedang tidak terlalu hiruk pikuk itu mungkin disebabkan karena kedua tim tengah melakoni rutinitas yang kembar: sama-sama rajin memetik kemenangan.The Blues mulai stabil lagi sejak dikalahkan Liverpool 0-2 di Anfield per 20 Januari lalu. Mereka bahkan selalu menang dari lima pertandingan berikutnya di semua kompetisi dan tidak kebobolan pula. Red Devils lebih bagus lagi karena mampu memenangi tujuh laga berturut-turut setelah ditahan imbang Newcastle United pada Tahun Baru.Alhasil dalam tiga pekan terakhir jarak MU-Chelsea tidak berkurang tidak bertambah, tetap enam poin. Nah, karena semua rencana berjalan mulus, lantaran target membiasakan meraih kemenangan terpenuhi dan tidak ada yang terpeleset, maka "cari gara-gara" memang tidak perlu dilakukan.Barangkali kali itu sebabnya Sir Alex Ferguson maupun Jose Mourinho sedang tak mau ber-psy-war. Mereka cukup membesarkan hati para pemainnya agar mempertahankan performa kemenangan masing-masing. Soal rival mereka tersandung, itu adalah bonus."Aku ingin Chelsea menang, menang, dan menang. Itu telah kami lakukan dan harus dilanjutkan. Kredit buat United, mereka juga melakukannya. Kami dalam sebuah pertempuran. Kami tak boleh tidak menang, begitu pula mereka," demikian ujar Mourinho. Damai-damai saja, bukan?Jika tidak ada gelombang pasang dalam persaingan MU-Chelsea, kondisi berbeda terjadi pada Liverpool dan Arsenal. Liverpool pekan ini tersandung saat bertandang ke Newcastle United -- kalah 1-2. Sebaliknya, Arsenal naik lagi berkat kemenangan 2-1 atas Wigan, setelah minggu lalu ditahan Middlesbrough 1-1.Karena rentetan kemenangan mereka tidak selancar MU dan Chelsea, maka peluang The Reds dan The Gunners untuk merebut gelar juara boleh dikesampingkan dulu. Untuk sementara mereka lebih pas dipandang sebagai "pengganggu" MU dan Chelsea -- bukan pengancam.Liverpool dan Arsenal malah bisa diusik Bolton Wanderers yang ternyata masih cukup konsisten untuk bersaing di zona Liga Champions, tidak seperti halnya Portsmouth dan Tottenham Hotspur yang kian hari kian menurun grafik permainannya.Foto: Darren Fletcher dan Wayne Rooney. Manchester United masih konsisten memetik kemenangan. (AFP/Paul Ellis) (a2s/lom)











































