Mourinho Contoh Arsenal
Minggu, 25 Feb 2007 15:36 WIB
London - Walau terkesan arogan, Jose Mourinho bukan manajer yang pelit pujian. Ia tidak segan memuji keberhasilan rivalnya, Arsene Wenger, dalam pembinaan pemain muda. Skuad muda Arsenal memang membuat ngiri banyak pihak. Dimotori striker timnas Inggris Theo Walcott, mereka mampu menembus final Piala Liga Inggris.Yang istimewa, keberhasilan itu lebih banyak tanpa andil pemain pilarnya seperti Thierry Henry. Yang lebih istimewa, dalam perjalanan ke final mereka bisa mengalahkan beberapa tim bagus seperti Everton, Liverpool dan Tottenham Hottspur.Chelsea, yang akan menjadi lawan Arsenal di final Piala Liga Inggris, sampai terkesan. Jose Mourinho pun kebelet mengikuti jejak Arsenal. "Sebagai manajer tim utama, saya menunggu pekerjaan yang akan dilakukan mereka (klub) di departemen pemain muda. Saya menunggu produk akhirnya," sebutnya seperti dikutip Guardian. Ditambahkan manajer asal Portugal itu, keberhasilan Arsenal utamanya terletak pada kejelian para pemantau bakat. Namun Mourinho tidak segan memuji Wenger. "Ketika Anda sudah sangat lama mengabdi di satu klub, maka Anda bisa menciptakan kondisi seperti yang dilakukannya (Wenger). Dia (Wenger) telah bekerja dengan baik dengan para pemain muda," puji mantan pelatih FC Porto itu. Dibanding Arsenal, The Blues terbilang kurang dalam melakukan pembinaan pemain muda. Setidaknya ada 11 pemain timnas Inggris U-21 dan beberapa orang pemain berusia 16 atau 17 tahun yang menjanjikan. Namun, tahun depan Chelsea siap menambah porsi pemain muda di tim utama. "Untuk musim depan saya berpikir Ben (Sahar) sudah siap untuk bermain di tim utama. Dia bakal cocok di posisi bek tengah," tukas manajer yang telah mempersembahkan dua titel Premiership itu. Sahar baru berusia 17 tahun. Sebelum dibeli Chelsea tahun lalu, ia bermain di Hapoel Tel Aviv. Di usianya yang masih sangat belia Sahar telah bermain untuk timnas senior Israel. Adapun di skuad Chelsea musim ini, hanya beberapa pemain muda yang mendapatkan sedikit porsi bermain seperti John Obi Mikel (19 tahun), Salomon Kalou (21) dan Lassana Diarra (21). (mel/mel)











































