Kok Pakai Ribut sih?
Senin, 26 Feb 2007 09:20 WIB
London - Tiga kartu merah menutup pentas tiga gol di Stadion Millenium. Kedua manajer pun sampai masuk lapangan dan menceburkan diri dalam kericuhan tersebut. Itulah akhir tidak simpatik dari pertandingan menarik antara Arsenal versus Chelsea dalam final Piala Liga Inggris, Minggu (25/2/2007), yang dimenangi The Blues dengan skor 2-1.Di masa injury time, gelandang Chelsea John Obi Mikel dan kapten Arsenal Kolo Toure terlibat clash, yang kemudian menyulut emosi massal para pemain lain.Cesc Fabregas dan Frank Lampard adalah dua pemain yang paling dulu bereaksi saat Toure dan Mikel beradu dorong dengan sengit -- dan ikut dorong-dorongan. Lalu sedetik kemudian kerumunan makin besar. Jose Mourinho dan Arsene Wenger pun belakangan terlibat di dalamnya. Mau apa kedua manajer itu?"Aku takut makin banyak pemain yang dikartu merah. Aku ingin menghentikan lebih banyak pemain Chelsea yang terlibat," terangnya. "Akhir yang mengenaskan. Aku tak tahu apa yang terjadi, tapi sungguh tidak baik."Wenger pun berniat sama seperti Mourinho. "Saya masuk ke lapangan untuk memastikan tidak ada hal besar yang bisa terjadi. Saya ingin menenangkan suasana, tapi saya tidak cukup kuat untuk melakukannya."Insiden memalukan ini membuahkan tiga kartu merah buat Toure, Mikel, dan Emmanuel Adebayor, yang dianggap melakukan pemukulan. Lampard dan Fabregas pun dihadiahi kartu kuning."Saya mencoba melerai, tapi malah terseret situasi," demikian versi Lampard. "Orang boleh menganggap ini mengecewakan, tapi jika Anda bermain di partai final di level ini... Orang mengira kami tidak terlalu menginginkan piala ini. Tapi ini justru menunjukkan betapa kami sangat ingin memenanginya."Yang jelas, Mourinho dan Wenger menyayangkan kejadian tersebut. "Saya kecewa karena ini tidak merefleksikan kualitas pertandingan. Saya merasakan ada beberapa baku pukul, tidak hanya dari kubu kami," tukas Wenger."Mungkin ini konsekuensi dari sikap frustasi di akhir bagian pertandingan dan beberapa pemain kehilangan sedikit emosinya," timpal Mourinho seperti dikutip AFP. "Mari pikirkan hal baik dari kejadian ini. Menurutku wasit bersikap tenang dan kuharap kita bisa melupakan insiden ini." (a2s/lom)











































