Horor Mengerikan Terry

Horor Mengerikan Terry

- Sepakbola
Senin, 26 Feb 2007 10:43 WIB
Horor Mengerikan Terry
Cardiff - Nasib apes belum menjauhi John Terry. Tak lama setelah pulih dari cedera punggung ia kembali mengalami cedera pergelangan kaki. Semalam, di final Piala Carling, ia keluar lapangan di atas tandu. Bagaimana kondisinya?Final Piala Carling antara Chelsea dan Arsenal yang dilangsungkan di Stadion Millenium Cardif tadi malam, Minggu (25/2/2007), akan menjadi salah satu final yang terus diingat. Di samping insiden keributan antarpemain dan tiga kartu merah, cedera yang dialami John Terry akan membuat orang merinding jika membayangkannya kembali.Pertandingan memasuki 15 menit babak kedua saat tendangan sudut Arjen Robben mengarah ke kotak penalti Arsenal. Terry yang menjalani tugas "rutin"-nya membantu serangan saat eksekusi bola mati ikut berkerumun di muka gawang Almunia.Malang buatnya. Saat berusaha melakukan diving header menyambut bola yang mengarah kepadanya, di saat yang bersamaan Abou Diaby melayangkan kaki kanannya dengan sekuat tenaga berusaha menghalau bola. Benturan kaki dan wajah yang mengerikan pun tak terhindarkan.Terry terjatuh dan sempat tak sadarkan diri. Bahkan tim medis dari kedua kesebelasan sampai turun tangan memberikan perolongan pertama buat bek internasional Inggris itu, sementara pemain kedua kubu dan penonton yang memadati stadion Cardiff terlihat tegang menunggu apa yang terjadi. Lidah Terry dikabarkan sempat tertelan akibat tendangan keras Diaby itu, Jose Mourinho malah bilang anak asuhnya itu sempat berhenti bernapas. Beberapa menit berselang Terry terlihat mulai bergerak, ia pun ditandu ke luar lapangan menggunakan masker oksigen serta penyangga leher dan kepala.Rumah Sakit Cardiff menjadi tujuan Terry selanjutnya. Ajaibnya, dua jam setelah insiden mengerikan tersebut bek 26 tahun itu sudah bergabung kembali bersama rekan-rekannya merayakan gelar pertama The Blues tahun ini."Dia sempat pingsan, itulah masalah utamanya. Dia sudah tersadar di lapangan dan saya sempat berbicara dengannya. Itu sangat mengerikan tapi segala hal terjadi pada kami musim ini," sahut Mourinho seperti diberitakan AFP, Senin (26/2/2007).Beberapa rekan Terry di skuad Chelsea juga mengungkapkan betapa mengerikannya insiden tersebut. Bahkan Petr Cech yang sempat mengalami kejadian yang tak kalah mengerikan menyebut peristiwa yang menimpa Terry lebih parah dari yang dialaminya."Saya pikir itu adalah momen terburuk yang pernah saya alami di lapangan karena saya tak bisa mengingat cedera saya. Tapi Anda melihat reaksi pemain. Untuk tiga sampai empat menit pertama, ada emosi lain dalam diri saya: 'Saya harap ia baik-baik saja, semoga ini cedera terakhir buatnya," sahut Cech."Sesaat setelah ia terjatuh kami tahu itu akan parah. Tapi kami sangat ingin menang, kami ingin menang untuknya, kami akan membawa tropi ini untuknya. Dia kapten yang hebat," ujar Frank Lampard. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads