Henry Cedera, Wenger Salahkan Prancis

Henry Cedera, Wenger Salahkan Prancis

- Sepakbola
Rabu, 14 Mar 2007 14:52 WIB
Henry Cedera, Wenger Salahkan Prancis
London - Cederanya Thierry Henry masih membuat Arsene Wenger bete. Jika Henry menunjuk jadwal sebagai "kambing hitam", Wenger berpendapat yang bersalah adalah timnas Prancis. Menurut manajer Arsenal asal Prancis itu Henry merupakan korban dari "perlakuan buruk" Les Blues. "Dia membayar harga kesuksesan," sebut The Professor --julukan Wenger-- seperti dikutip ITV.Wenger menunjuk periode pasca final Piala Dunia 2006 sebagai pangkal masalah. Ketika itu, ia memberikan Henry kelongaran berlibur sampai 4 Agustus. Wenger bahkan memutuskan untuk mengistirahatkan Henry di kualifikasi Liga Champions melawan Dinamo Zagreb. Tetapi, di luar dugaan, hanya 14 hari setelah Henry kembali berlatih pelatih Prancis Raymond Domenech memanggilnya untuk bergabung dengan timnas melawan Bosnia. Yang membuat Wenger berang, Henry dimainkan Domenech selama 90 menit dalam pertandingan yang hanya merupakan partai persahabatan itu. "Setelah dia bermain di final Piala Dunia, kenapa dia harus dimainkan sepanjang pertandingan (melawan Bosnia)?. Setelah itu dia bermain untuk kami melawan Aston Villa. Tapi setelah itu mereka memanggilnya lagi, dan dia selalu bermain di tiap pertandingan persahabatan padahal dia sudah jatuh bangun," ketus Wenger. "Mungkin tidak mengorbankannya melawan Villa adalah salah. Tetapi Anda yang membayar pemain, dan Anda mengorbankan pemain di Liga Champions. Ketika dia malah pergi dan dimainkan untuk Prancis, rasanya sulit diterima," tukasnya.Ketidaksukaan Wenger atas keberadaan para pemainnya di bawah Domenech bukan kali ini terjadi. Ia sempat bersitegang dengan pengganti Jacques Santini itu karena memainkan William Gallas untuk partai persahabatan. Wenger pun mengaku hubungannya dengan Domenech tidak berjalan mulus. "Sangat sulit untuk berhubungan dengan timnas Prancis setelah Piala Dunia. Anda tahu sendiri seperti apa Prancis," sungutnya. (mel/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads