Kepala Tegak Jose Mourinho

Kepala Tegak Jose Mourinho

- Sepakbola
Senin, 07 Mei 2007 02:47 WIB
Kepala Tegak Jose Mourinho
London - Jangan hanya nilai Jose Mourinho sebagai pelatih besar mulut. The Special one juga menyimpan jiwa besar yang membuatnya tetap berjalan dengan kepala tegak meski kehilangan gelar.Wajib menang untuk menjaga persaingan dengan Manchester United, Frank Lampard cs cuma bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Arsenal, Minggu (6/5/2007). Mourinho pun terpaksa melepas gelar juara Liga Inggris yang selalu ia raih sejak mulai menangani Chelsea dua tahun lalu. Kecewa pasti dirasakan pelatih asal Portugal itu, tapi air muka Mourinho tak menunjukkan hal itu usai wasit meniup peluit panjang. Santai dan penuh percaya diri -- seperti yang selalu ia tunjukkan -- Mourinho berjalan ke arah tribun tempat fans Chelsea berkumpul, di sana ia memberi tepuk tangan dan menunjuk bangga ke anak asuhnya yang sebagian tertunduk lesu di tengah lapangan. "Saya harus berkata mungkin saat ini saya merasa lebih bangga dibanding saat kami menjadi juara. Sepanjang musim ini pemain saya adalah pahlawan yang menghadapi segalanya. Ini pertandingan yang akan dikenang dan menunjukkan kebesaran Chelsea sebagai sebuah klub," ungkap Mourinho usai pertandingan.Ucapan selamat buat Sir Alex Ferguson dan The Red Devils-nya tak lupa ia lontarkan. Tapi soal gelar juara yang didapat MU, eks pelatih Porto itu menolak mengakui kalau seterunya itu lebih baik dari pasukannya."Saya mengucap selamat pada sang juara, para pemain, manajer, fans, menajen klub dan semua orang yang membantu mereka menjadi juara. Bukan itu (MU lebih baik dari Chelse) masalahnya. Intinya, tim dengan poin terbanyak adalah sang juara," lugas pelatih 44 tahun itu.Disinggung soal kegagalan mempertahankan gelar juara, Mourinho menunjuk lini belakang sebagai salah satu hal yang mempersulit usaha tersebut. Cedera pemain yang gantian menyambangi bek-bek The Blues memang menjadi kendala terbesar Mourinho musim ini."Kami mendapat masalah besar dengan hanya memiliki (Ricardo) Carvalho di belakang, tapi sekarang bukan waktunya membicarakan hal itu. Saya sangat bangga dengan pemain.""Umumnya tim dengan banyak sukses lalu kehilangan gelar tak akan punya motivasi lagi, tak punya semangat atau ambisi yang sama. Tapi yang terjadi (di Chelsea) bertolak belakang. Tim saya sungguh brilian," pungkas Mourinho.Foto: Bahasa tubuh Jose Mourinho ke arah fans Chelsea yang mengisyaratkan kebanggaan besar terhadap pemain-pemainya usai ditahan imbang Arsenal dan kehilangan gelar juara Liga Inggris (AFP). (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads