Fergie Trauma Adu Penalti

Jelang Final Piala FA

Fergie Trauma Adu Penalti

- Sepakbola
Sabtu, 19 Mei 2007 01:40 WIB
Fergie Trauma Adu Penalti
Manchester - Terakhir berlaga di final Piala FA, Manchester United takluk dari Arsenal lewat adu penalti. Ditambah punya sejarah buruk, adu tos-tosan menjadi yang paling dihindari Sir Alex Ferguson.Di Millennium Cardiff dua tahun lalu MU menyerah dengan skor 4-5 atas Arsenal melalui adu penalti. Hasil tersebut terasa sangat mengecewakan lantaran "Setan Merah" lebih menguasai pertandingan walau gagal mengubah skor 0-0 hingga masa perpanjangan waktu.Saat mampu kembali membawa anak asuhnya ke final Piala FA, kekhawatiran terjadinya peristiwa serupa kembali menghampiri Fergie. Apalagi sepanjang sejarah kepelatihannya, adu penalti lebih sering menghadirkan mimpi buruk ketimbang kemenangan."Anda tahu sendiri bagaimana rekor saya dengan adu penati. Kami hanya berharap pertandingan nanti tak harus diselesaikan dengan cara itu," ujar Fergie di BBC, Sabtu (19/5/2007).Sejak menangani MU 20 tahun lalu, di berbagai ajang Fergie sudah tiga kali tersingkir akibat adu penalti. Tahun 1992, Southampton menyingkirkan MU dengan 4-2 juga di Piala FA. Di musim yang sama Torpedo Moscow gantian yang memaksa MU keluar dari kompetisi Piala UEFA setelah tumbang 4-3, juga dengan adu penalti.Rekor Fergie sebenarnya tak bisa dibilang terlalu buruk, soalnya ia juga sempat memenangi tiga adu penalti (atas Arsenal tahun 1993 dan 2003 serta dari Chelsea tahun 1997). Mungkin karena ketiganya didapat di turnamen kelas tiga bernama Charity/Community Shield, pelatih Skotlandia itu tak mau terlalu bangga.Pahitnya kekalahan di final dua tahun lalu juga masih dirasakan Rio Ferdinand. Tak mau kejadian sama terulang, jenderal lini belakang The Red Devils itu pun menegaskan hasratnya untuk pulang dari Wembley dengan tropi di tangan."Saya merasakan kekecewaan di final sebelumnya, jadi saya ingin merasakan sedikit kemenangan kali ini. Saya berada di sisi koin yang lain (tahun 2005 lalu). Dalam perjalanan ke rumah pikiran saya dipenuhi 'jika' dan 'kalau saja'. Tapi saya ingin menghapus memori buruk itu dan membawa pulang kemenangan Sabtu nanti," ucap Ferdinand.Foto: Skuad Manchester United tertunduk lesu sesaat setelah dikalahkan Arsenal lewat adu penalti di final Piala FA dua tahun lalu. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads