Fans Liverpool, Bersabarlah
Rabu, 06 Jun 2007 03:44 WIB
Liverpool - Liverpool boleh memegang rekor pemenang Liga Inggris paling sering. Tapi kejayaan itu sudah bergeming dalam 17 tahun terakhir. Penantian menuju sukses memerlukan kesabaran.Liverpool boleh memegang rekor pemenang Liga Inggris paling sering. Tapi kejayaan itu sudah bergeming dalam 17 tahun terakhir. Penantian menuju sukses memerlukan kesabaran.Di setiap musim Liverpool masuk daftar kandidat juara Premiership. Namun setiap musim itu pula mereka tidak pernah mampu mengubah status kandidat menjadi juara beneran.The Reds memang tim dengan tropi Liga Inggris paling banyak, yakni 18 kali sejak kompetisi digelar di tahun 1888. Namun kali terakhir mereka memenanginya hampir dua dekade silam, persisnya di tahun 1990.Harapan pun selalu dimunculkan setiap musim berganti. Dan pemilik klub yang baru, Tom Hicks, juga menanam harapan. Partner George Gillet itu, yang bersama-sama membeli klub ini senilai 470 juta poundsterling pada Februari lalu, menjanjikan sesuatu pada Liverpudlians. "Tujuan kami adalah memainkan sepakbola yang bagus setiap musim berikutnya. Di Premiership, Anda harus konsisten," demikian tuturnya dalam Sky Sports News, Selasa (6/6/2007)."Musim lalu kami terlalu sering kalah di kandang lawan, terutama melawan tim-tim yang lebih kecil. Musim depan kami harus berusaha memenanginya karena sudah lama kami tidak juara."Hicks menyambungkan harapannya kepada Rafael Benitez, tentu saja. Sebagai pemilik, ia akan mensinergikan kebutuhan rekrutmen sang manajer. Dana transfer disiapkan, pemain-pemain hebat yang ada dipertahankan.Dua ikon Liverpool saat ini, Steven Gerrard dan Jamie Carragher, telah berhasil diperpanjang kontraknya. Benitez akan mengupayakan hal yang sama pada Jose Reina, Xabi Alonso, dan Steve Finnan. Dari luar, Samuel Eto'o dan Florent Malouda kabarnya sedang dijajaki."Saya ingin berkata pada fans, 'bersabarlah', karena kami terus berdiskusi dengan Rafa. Kami akan merekrut beberapa pemain bagus, beberapa pemain muda yang bagus," ujar Hicks."Akademi kini di bawah kontrol Rafa. Ini akan membantu kami menghasilkan pemain-pemain muda hasil binaan sendiri. (Ketua Eksekutif) Rick Parry juga sedang mengurus negosiasi kontrak. Saya pikir fans akan menyukai hasilnya. Mungkin kita akan mendengar sesuatu minggu depan," pungkasnya. (a2s/key)











































