Mourinho: Spurs Ancaman Buat Big Four

Mourinho: Spurs Ancaman Buat Big Four

- Sepakbola
Rabu, 25 Jul 2007 15:15 WIB
Mourinho: Spurs Ancaman Buat Big Four
London - Persaingan memperebutkan titel juara Liga Inggris musim depan tak lagi cuma milik big four. Jose Mourinho menyebut big five, dengan Tottenham Hotspur sebagai penantang terbaru.Liverpool, Arsenal, Chelsea dan Manchester United adalah big four yang selalu diunggulkan -- dan faktanya memang mampu merajai Liga Inggris -- sejak era Premiership bergulir.Saling sikut antara empat klub raksasa Inggris itu memperebutkan tahta Liga Inggris akan makin sengit musim depan. Menurut Mourinho, akan muncul kekuatan baru yang bakal mengerecoki dominasi big four, klub tersebut adalah Tottenham Hotspur."Mereka membelanjakan uangnya, juga mempertahankan pemain pilar, bahkan (Dimitar) Berbatov. Dan tanpa adanya tekanan saya pikir Tottenham akan berada di sana (papan atas), menciptakan situasi sulit buat kami," ungkap Mourinho seperti diberitakan Timesonline, Rabu (25/7/2007).Tentu bukan cuma keberadaan Berbatov yang membuat Mourinho menyebut Spurs sebagai pesaing utama Chelsea, MU, Liverpool dan Arsenal. Skuad muda Spurs yang banyak diisi muka-muka pribumi Ingris menjadi alasan lain pelatih Portugal itu."Saya menyukai Tottenham karena mereka punya lebih banyak pemain yang berlaga di timnas Inggris dibanding klub lain. Saya tak cuma mengatakan tim utama, tapi juga untuk 25 atau 30 pemain pertama Inggris. (Paul) Robinson, (Ledley) King, (Michael) Dawson, (Aaron) Lennon, (Jermain) Defoe, (Darren) Bent adalah pemain yang bagus," lanjut Mourinho.Performa Spurs dari musim ke musim memang terus meningkat. Setelah hanya duduk di posisi sembilan musim 2004/05, dua tahun terakhir skuad besutan Martin Jol mampu bertengger di posisi lima. Spurs juga serius mempersipkan diri menghadapi musim mendatang. Selain mempertahankan Berbatov yang banyak diincar klub Eropa, beberapa pemain didatangkan ke White Hart Lane. Muka-muka baru tersebut di antaranya adalah Gareth Bale, Darrent Bent dan Younes Kaboul. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads