(lom/din)
Thaksin Tersandung HAM di Manchester City
- detikSepakbola
Manchester - Keberadaan Thaksin Shinawatra sebagai pemilik Manchester City dikritik kelompok aktivis Hak Asasi Manusia (HAM). Mantan perdana menteri Thailand itu pun membela diri dan minta pengertian.Thaksin lengser dari kursi perdana menteri September 2006 oleh kudeta militer yang didukung kerajaan. Serangkaian tuduhan pelanggaran HAM dan korupsi turut menyertainya. Karena diburon, Thaksin pun meninggalkan Thailand dan tidak berniat kembali.Status sebagai tersangka pelaku pelanggaran HAM dan korupsi membuat khawatir publik Inggris. Keputusan manajemen Manchester City menerima Thaksin sebagai pemilik klub, disayangkan banyak pihak. Hal ini langsung mendapat respon."Saya harap Manchester City Football Club, fans dan masyarakat Inggris tetap berpikir adil. Mereka seharusnya tidak membuat penilaian, karena tuduhan tersebut muncul karena alasan politik," ujar pengacara Thaksin, Noppadol Pattama, seperti dilansir BBC, Rabu (1/8/2007)."Mereka yang mengklaim seseorang melakukan tindakan kriminal, harus mampu membuktikannya. Sejauh ini, klien saya merasa hal ini tidak terjadi. Dia berhak diperlakukan sebagai seorang yang tidak bersalah. Kami yakin, jika permintaan ekstradisi dikirim pemerintah Thailand kepada Inggris, kami akan mampu meyakinkan bahwa masalah ini dilatarbelakangi kepentingan politik," tambah Pattama.Thaksin yang melengkapi hak mayoritasnya atas The Citizens awal Juli lalu, kini tinggal di London.
(lom/din)
(lom/din)










































