TV Lokal Dipertanyakan

Premiership di Astro

TV Lokal Dipertanyakan

- Sepakbola
Senin, 06 Agu 2007 16:30 WIB
Jakarta - Tanggapan bernada kekecewaan menyusul kepastian Liga Inggris hanya ditayangkan Astro masih terus mengalir. Keberadaan stasiun televisi lokal pun dipertanyakan penggila Premiership.Setelah cukup lama menghibur pencinta bola di Indonesia melalui beberapa stasiun televisi swasta secara bergantian, mulai musim depan Liga Inggris jadi barang mahal bagi sebagian orang. Sukses Astro mendapat hak siar eksklusif Premiership disayangkan banyak pembaca detiksport.Dari email yang masuk, banyak yang mempertanyakan peran stasiun televisi lokal yang tak meneruskan tanyangan Premiership itu. Berikut beberapa tanggapan pembaca tersebut:DannySungguh sangat menyedihkan kalo memang tidak ada stasiun TV yang mampu menyiarkan Liga Inggris gratisan. Di samping persaingan sangat ketat dan merata musim 2007/2008 siaran langsung Liga Inggris tidak terlalu malam. Sediiiiiiiih sekali.Fitra AnsyahMengerikan. Itu yang bisa saya rasakan sekarang. Di tengah penatnya permasalahanbangsa ini, tayangan langsung sepak bola, khususnya Liga Inggris merupakan tempat hiburan tersendiri. Tidak bisa saya bayangkan siaran langsung itu sudah tidak bisa di nikmati di TV swasta nasional kita. Wah, pokoknya sedih...sedih...sedih....Didi RasjidSetelah membaca berita tentang hal ini dari detiksport siang ini, saya kira itu memberatkan kita semua pecinta Liga Inggris terutama pendukung tim2 besar. Astro jeli melihat bisnis ini karena animo masyarakat semakin tinggi terhadap Liga Inggris dibanding tontonan liga lainnya. Juga karena sangat familiarnya waktu tayang Liga Inggris dengan waktu di Indonesia yang hari Sabtu dan Minggu, jam tayangnya antara jam 19.00 s/d 24.00 WIB. Seharusnya hak siar Liga Inggris tidak diberikan kepada Astro. Seharusnya hak siarnya tetap dipegang oleh televisi swasta lainnya yang lebih memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat, salah satunya dengan memberikan tontonan gratis kepada masyarakat kita. Saya awam mengenai proses bagaimana mendapatkan hak siarnya, mungkin Astro berani membayar lebih tinggi. Saya pendukung berat Chelsea. Saya menyenangi Liga Inggris dan berusaha menontonya. Walaupun nantinya jadi dimonopoli Astro, saya akan berusaha menontonnya di rumah teman. Tapi kalo nanti Ballack jadi pindah ke Madrid, saya akan beralih menonton Liga Spanyol.Agastya SardonoSayang banget dong kalau gitu. Masa sih liga dengan transfer paling besar tidak bisa ditonton secara gratis. Kenapa ngak ANTV aja yang menyiarkan Liga Inggris... ?Benny FransiscusIbaratnya mau minum sirup aja tapi harus belinya se-parcel yang isinya ngga perlu. Gimana nih apa sudah sampai ngak segitu mampunya stasiun-stasiun tv di tanah air untuk menyiarkan Premier League. Apa para perusahaan rokoknya udah ngga kuat buat beriklan di sepakbola. Kalau seri-A udah ngga seru, terlalu banyak skandal dan permainannya udah ngga menarik (terlalu banyak diving and cattenacio banget), kalau liga spanyol masih okelah...Pastinya saya bakal merindukan Liga Inggris...liga paling oke... Bravo MU !!Terima KasihSumardi MardiKan katanya "Bola untuk semua, universal". Kalo gini caranya, bola cuma bisa buat orang2 kaya yang biasa berlangganan ASTRO. Kalo saya jelas2 menolak, kalo hanya untuk menonton bola di tv saja harus membayar via ASTRO!!!IrwansyahMenanggapi hal ini, sebagai fans berat MU saya sangat kecewa karena tidak ada satupun stasiun televisi gratis yang mau membayar hak siar Premier League, padahal jelas kompetisi ini merupakan kompetisi terbaik di dunia dan ini bisa memberi pelajaran bagi bibit-bibit pemain sepakbola di tanah air dimana mereka bisa menyaksikan skill individu yang hebat seperti C. Ronaldo, kerjasama tim, semangat bertanding yang pantang menyerah, serta untuk penonton kita bisa belajar menerima hasil pertandingan dan keputusan wasit dengan bijak. (din/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads