Premiership di Astro
Yang Gratis Tetap Laris
Senin, 06 Agu 2007 21:20 WIB
Jakarta - Bagi yang mampu, mengeluarkan sejumlah uang demi menyaksikan Liga Inggris yang disiarkan di televisi berlangganan Astro mungkin bukan masalah. Tetapi bagi yang tidak mampu, menikmati yang gratis tetap jadi pilihan.Di banyak negara yang sudah maju, mengeluarkan uang untuk menyaksikan siaran televisi merupakan hal biasa. Bahkan bukan hanya berlangganan per bulan, tetapi juga per pertandingan.Namun di Indonesia, sebagian orang masih belum rela membayar untuk sebuah tontonan. Urusan sepakbola, liga-liga lain yang bisa disaksikan tanpa berlangganan seperti Liga Italia, Liga Spanyol dan Liga Champions juga Liga Indonesia tetap jadi pilihan. Berikut pendapat pembaca detiksport yang disampaikan lewat surat elektronik redaksi, Senin (6/8/2007):Divo ariyudaSah-sah saja mereka membeli acara tersebut, karena tujuan mereka adalah bisnis. Tapi yang jelas jumlah peminatnya tidak akan sebanyak sewaktu ditayangkan oleh Trans7. Memang banyak pemirsa peminat Liga Inggris akan kecewa, karena kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah.. meskipun dari kalangan atas juga ada.Mungkin kesabaran yang harus kita tingkatkan sekarang ini...karena tidak semua pemirsa yang rela mengeluarkan uangnya untuk Liga Inggris tersebut, karena masih banyak keperluan yang lebih penting dibanding nonton Liga Inggris tersebut.Kemungkinan banyak yang akan beralih ke Liga Spanyol, bahkan ke Seri A lagi, karena kebanyakan pemirsa menyukai apa saja yang disajikan oleh TV secara gratis, meskipun awalnya kurang suka. Dan pada akhirnya ASTRO pun melepaskan hak kempemilikan siarnya lagi, dan kembali ditayangkan TV-TV lain...Andina SridewiUntuk siaran liga inggris melalui tv kabel/langganan menurut saya kondisi di indonesia belum sesuai, karena sudah dari dahulu siaran sepakbola dapat kita tonton melalui tv secara gratis.Apabila Liga Inggris dibeli oleh Astro (pemilik hak siar Liga Inggris di Indonesia) ya silahkan saja. Toh masih ada Liga Indonesia, Liga Italia, Liga Champions atau lainnya.Selama ada yang gratis, ngapain nonton yang bayar? Semoga Astro sukses dan tidak merugi dikemudian hari.Sora LokitaSaya adalah salah satu penggemar siaran langsung liga2 elit Eropa termasuk Liga Inggris. Terkait dengan kenyataan bahwa tahun ini kita tidak bisa lagi nonton gratis Liga Inggris di tv nasional, saya hanya bisa menyampaikan bahwa ini harus disikapi dengan dewasa oleh seluruh penggemar.Kita tidak bisa lalu menyalahkan pihak2 yang menyebabkan hal tersebut. Saya paham betul bahwasannya semua itu adalah masalah bisnis belaka. Tentunya hak siar didapatkan dengan prosedur bisnis yang tentunya tidak jauh dari masalah kesiapan uang dan uang dari yang berminat. Semisal ternyata astro lebih mampu membeli hak siar, ya mau gimana lagi.. Mereka berhak untuk itu..Di negara lain, berlangganan siaran tv untuk menonton sebuah acara sudah menjdi hal yang lumrah.. (ini tidak terkait dengan negara lain pendapatan perkapitanya lebih besar).. Tapi semua ini hanya sebatas benang merah 'atas nama bisnis' baik pihak tv swasta ataupun Premiere League sendiri yang tentunya mematok harga yang mahal demi lancarnya sepakbola negeri mereka.Masyarakat pencinta sepakbola pasti kecewa, saya juga kecewa.. tapi marilah sikapi semua ini dengan dewasa dan tidak menjadi bangsa yang ingin "semua gratis". Sebagai tambahan, saya berpendapat seperti ini bukan berarti saya bisa langganan Astro.. Saya sudah dapat dipastikan gak akan bisa lagi liat siaran langsung Premiere League dengan keadaan ini kecuali kalo saya pergi ke tempa-tempat yang mau menyediakan hal ini secara gratis.. Yang penting Liga Champions masih bisa gratis lah.. -Peace- (lom/lom)











































