Kiper Heroik, Tak Beruntung, dan Bodoh

Kiper Heroik, Tak Beruntung, dan Bodoh

- Sepakbola
Senin, 13 Agu 2007 09:25 WIB
Kiper Heroik, Tak Beruntung, dan Bodoh
Jakarta - Tiga pertandingan Liga Inggris hari Minggu (12/8/2007) malam melahirkan cerita berbeda dari tiga penjaga gawang tentang kepahlawanan, ketidakberuntungan, dan kebodohan.Kisah heroik diciptakan Marcus Hahnemann. Kiper Reading asal AS ini adalah salah satu penyebab Manchester United gagal mencetak kemenangan di kandangnya sendiri, Old Trafford.Ia melakukan beberapa penyelamatan gemilang dari derasnya serangan "Setan Merah" ke wilayah permainannya. Atas kontribusinya buat sukses Reading menahan MU 0-0, Hahnemann dinobatkan sebagai man of the match.Cerita serupa tapi tak sama dilakoni Tony Warner dari Fulham. Dimainkan untuk menggantikan Antti Niemi yang cedera saat pemanasan, ia bermain luar biasa untuk membuat frustasi para pemain Arsenal di Emirates Stadium.Sayang, kepahlawanannya tidak berakhir sempurna sejak Fulham diganjar penalti di menit 84, menyusul pelanggaran Carlos Bocanegra terhadap Kolo Toure. Setelah ditaklukkan Robin van Persie dari titik putih, Warner harus memungut bola lagi dari jalanya di injury time hasil sepakan Alexander Hleb. Apa boleh buat, walaupun sudah bermain amat bagus, tapi Fulham kalah 1-2. "Tony kiper yang lumayan dan tampil bagus. Posisinya sangat sulit, kiper cadangan, dan Anda harus menjadi karakter yang lumayan. Pada akhirnya dikalahkan oleh penalti, itu kejam buat dia. Dia salah satu penopang tim kami," puji pelatih Fulham Lawrie Sanchez.Cerita kebalikan dari Warner adalah Jens Lehmann. Melakukan kesalahan yang bodoh dan pantas dijadikan kambing hitam jika timnya kalah, kiper gaek Jerman itu akhirnya bisa tersenyum di akhir pertandingan.Lehmann membuat blunder fatal dan memalukan saat kickoff baru berjalan satu menit. Menerima backpass Gael Clichy, ia bukannya membuang bola ke areal yang lebih kosong, tapi malah membalikkannya ke arah Clichy, padahal ruangnya sedikit diganggu David Healy. Celakanya, tendangan Lehmann tidak pas. Bola yang disepaknya dengan kaki kanan lebih dulu melenceng ke kaki kirinya. Dengan cepat Healy menjulurkan kakinya, dan membelokkan bola ke gawang Lehmann. Beruntung, The Gunners mencetak dua gol di penghujung pertandingan."Jens Lehmann orang yang paling girang di ruang ganti karena tim tidak harus membayar kesalahan dia," tukas manajer Arsene Wenger. Foto: Salah satu aksi kiper Reading Marcus Hahnemann saat meredam serangan Manchester United. (premierleague) (a2s/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads