Terry dkk Gantikan Era Kenny Dalglish
Senin, 13 Agu 2007 12:02 WIB
London - John Terry belum sebesar Kenny Dalglish. Tapi Terry dan Chelsea-nya sedang menggantikan sebuah fase mentereng yang pernah ditorehkan Dalglish dan angkatannya.Fase itu terkait rekor yang baru ditorehkan Chelsea hari Minggu (12/8/2007) malam, usai mengalahkan Birmingham City 3-2 di Stamford Bridge.Itulah kali ke-64 berturut-turut Chelsea tak terkalahkan dalam pertandingan Liga Inggris di kandangnya sendiri. Angka tersebut melampaui capaian Liverpool di tahun 1978-1980 yang 'hanya' 63 kali."Kami sangat bangga bisa mematahkan rekor itu. Pertandingan yang bagus untuk merayakan rekor kandang ini. Banyak gol dan antusisme," tutur manajer Jose Mourinho dikutip BBC. Ia mengaku tahu banyak pemain Liverpool di masa lalu. Dan mengalahkan rekor mereka di era moderen dianggapnya sebagai prestasi yang luar biasa. "Rekor ini lebih berarti buat Chelsea ketimbang buat saya. Rekor sebelumnya milik pemain-pemain top seperti Kenny Dalglish, Alan Hansen, Phil Neal, dan lain-lain. Tapi saat ini rekor itu dipunyai Chelsea -- John Terry, Frank Lampard, Eodur Gudjohnsen, dan semua orang yang berkontribusi."Mourinho mulai bekerja di Stamford Bridge pada Juni 2004, sedangkan kekalahan terakhir Chelsea di markasnya itu terjadi empat bulan sebelum dirinya datang di London. "Saya akan pulang ke rumah dan mengingat-ingat semua pemain yang telah membantu kami menorehkan rekor ini, karena tidak semua masih berada di sini. Misalnya Gudjohnsen, Geremi, Damien Duff, dan beberapa yang lain."Selain Chelsea, Mourinho juga tinggal selangkah lagi membuat rekor pribadi. Ia sudah 99 kali berturut-turut tidak kalah dalam pertandingan liga di kandang tim yang ditanganinya. Kali terakhir ia menelan kekalahan terjadi pada tahun 2002, saat FC Porto ditekuk Beira Mar di Liga Portugal di Estadio do Dragao. Rekor itu bisa diukir Mourinho dalam pertandingan home terdekatnya, melawan Portsmouth pada 25 Agustus."Saya sudah di angka 99. Saya harap temanku Harry Redknapp tidak membunuh rekorku di game selanjutnya di kandang, karena saya ingin sekali mencapai angka 100," tandasnya. (a2s/key)











































