Manchester City sempat membuang keunggulan dua gol, sebelum menang dramatis atas Leeds United di masa injury time. Phil Foden menyebutnya salah satu laga terliar.
Man City tampak mengontrol pertandingan dengan nyaman, saat menjamu Leeds United di Etihad, Sabtu (29/11/2025) malam WIB. Mereka sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat gol cepat Foden dan gol Josko Gvardiol.
Tapi Leeds tiba-tiba bereaksi dan diawali gol cepat Dominic Calvert-Lewin di babak kedua, lantas menyamakan lewat Lukas Nmecha. Man City yang tersengat baru mendapatkan gol kemenangan pada menit ke-91.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foden mengakui Man City tak bisa mengatasi perubahan sistem bermain yang dilakukan Leeds setelah turun minum. Tapi ia lega kemenangan bisa diamankan.
"Ini jadi salah satu dari laga paling liar. Kami sempat mengontrol penuh di babak pertama. Mereka mengubah sistem permainan di babak kedua dan kami tak bisa menyesuaikan," ujarnya dikutip BBC.
"Itu babak kedua yang bikin frustrasi. Tapi ketika ada jeda sebentar, manajer mengumpulkan kami dan kami beradaptasi dengan formasi mereka. Kami punya sejumlah setengah peluang dan akhirnya saya menemukan sedikit ruang dan menyasar bagian bawah gawang."
Baca juga: Apa Iya Man City No Haaland No Party? |
"Masih ada hal-hal yang bisa kami perbaiki. Kami senang dengan hasil ini," imbuh Foden.
Kemenangan ini menjaga Man City dari ancaman tertinggal lebih jauh di persaingan gelar juara. Mereka sebelumnya sudah berjarak tujuh poin dari Arsenal yang memimpin dan gagal meraup angka penuh akan jadi pukulan lain.
"Persaingan titel itu tak pernah lurus-lurus saja. Selalu ada naik-turun dan periode-periode saat kami tampak tak bisa maju, dan kami sudah mengalami itu," sambung Foden.
"Keyakinan dan kebersamaan pada akhirnya muncul. Semoga itulah yang terjadi hari ini, sehingga kami bisa mengharapkan sebuah dorongan dari sini. Tapi Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi."
(raw/rqi)











































