Masih Bisa Jadi Lebih Buruk

Jelang MU vs Sunderland

Masih Bisa Jadi Lebih Buruk

- Sepakbola
Jumat, 31 Agu 2007 09:17 WIB
Masih Bisa Jadi Lebih Buruk
Manchester - Terlalu banyak keunggulan Manchester United jika dibandingkan Sunderland. Tetapi kenyataannya MU tampil buruk dan hasilnya masih bisa lebih buruk.Pelatih Sunderland adalah anak didik manajer MU Alex Ferguson. Kualitas dan nama besar pemain The Black Cats pun tak ada apa-apa dibanding The Red Devils. Klub promosi vs juara, atau banyak hal lain yang saling bertolak belakang antara Sunderland dan MU.Namun kenyataannya MU tak senormal itu. Satu kemenangan dari empat pertandingan, hanya mencetak dua gol dan kebobolan dua, membuat MU terlihat tak sehebat yang seharusnya.Tiga poin yang dirih atas Tottenham Hotspur pekan lalu pun tak meyakinkan. Butuh waktu hingga menjelang akhir pertandingan baru The Red Devils mendapatkan gol lewat Nani.Entah ini indikator bahwa MU memang berjalan perlahan menuju kondisi terbaiknya, atau justru menggambarkan inkonsistensi yang sebenarnya. Yang jelas, dari empat laga MU memang tak meyakinkan.Ironisnya Sunderland pun tak layak diberikan harapan tinggi. Dengan sederet pemain baru yang didatangkan, juara Championship ini dinilai punya peluang besar membuat kejutan.Awalnya memang terlihat demikian. Menang di pertandingan perdana atas Tottenham Hotspur dan seri di laga tandang menghadapi Birmingham City. Tetapi setelah itu Sunderland kalah, kalah dan kalah lagi. Hasil memalukan yang terakhir yakni tersingkir di Piala Liga Inggris. Jeleknya, Sunderland dipermalukan tiga gol tanpa balas oleh klub yang dua divisi di bawahnya Luton.Jika ada bisa yang membuat Sunderland menyulitkan MU di Old Trafford, Sabtu (1/9/2007), itu adalah faktor Keane.Pria Irlandia ini sangat mengenal MU luar dalam. Bagaimana Fergie akan mengambil keputusan pun dia paham betul. Ditambah pengalamannya menjadi kapten MU, Keane punya bekal lengkap untuk memimpin pasukannya."Dia sangat mengerti permainan ini. Pemikirannya kuat dan dia bisa mengambil keputusan hebat. Itu adalah awal yang bagus untuknya," ujar Fergie.Meski akhir karirnya di MU diwarnai perselisihan dengan Fergie, namun Keane tetap menjaga hubungannya dengan "sang guru". Keduanya bahkan sering berkirim pesan singkat. Namun di lapangan, kemesraan keduanya akan dipinggirkan. Ada kalanya murid mengalahkan guru, tetapi lebih sering guru yang mengajari. (lom/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads