Mourinho vs Abramovich Jilid II
Senin, 03 Sep 2007 09:52 WIB
London - Ketegangan antara pemilik Chelsea, Roman Abramovich dan manajer Jose Mourinho tampaknya kembali muncul. Diawali dengan isu transfer Ronaldinho ke Stamford Bridge dan ditambah dengan kejadian di Villa Park kian menguatkan dugaan. Hubungan antara Abramovich dan Mourinho sebelumnya juga pernah mendapati aral, kendati kedua sosok sentral The Blues itu akhirnya bisa mengubur perselisihan. Namun hubungan negatif itu konon mulai muncul lagi setelah Abramovich tidak puas melihat sepak terjang Chelsea di awal musim ini."Ada yang memanas lagi di antara Roman dan Jose. Roman muak melihat permainan timnya. Dia mendatangi ruang ganti usai laga melawan Portsmouth (pekan lalu) dan dia terlihat marah. Dia dijanjikan gaya berbeda musim ini, tapi kenyataannya tetap sama," sebut News of The World.Ketidakpuasan itu membuat pengusaha Rusia tersebut berniat mendatangkan Ronaldinho, yang dinilainya akan mengubah permainan John Terry cs jadi lebih indah dan tidak lagi pragmatis. Akan tetapi, keinginan itu justru ditentang Mourinho yang merasa gaya pemain Barcelona itu tidak akan sesuai dengan skema permainannya. Yang semakin bikin manajer asal Potugal itu dongkol, si bos terlihat tak keberatan merogoh kocek dalam-dalam demi Ronaldinho. Mourinho yang sudah berupaya sekuat tenaga berhemat dalam aktivitas bursa transfer malah mendapati kalau Abramovich siap membayar dua kali lipat untuk seorang Ronaldinho.Sinyal ketidakcocokan semakin menguat ketika Chelsea ditundukkan tuan rumah Aston Villa, Minggu (3/9/2007). Saat itu Abramovich meninggalkan tempat duduknya bahkan sebelum pertandingan berakhir, hanya sesaat setelah Gabriel Agbonlahor ke gawang Petr Cech di menit 88, gol yang menjadi penutup skor akhir 2-0 buat Villa.Klaim ofisial Chelsea yang lantas menyatakan bahwa Abramovich bukannya meninggalkan stadion tapi ke ruang ganti demi menghibur pemain, tidak menyurutkan spekulasi memburuknya hubungan antara sang pemilik klub dan manajernya itu. Apalagi Mourinho kemudian malah mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan kalau Abramovich memang langsung meninggalkan stadion."Sang pemilik meninggalkan stadion kapan saja dia ingin pergi. Saya melihat pertandingan Inggris versus Jerman dan saya pergi lebih cepat karena takut macet," ceplos Mourinho seperti dilansir Daily Mail, Senin (3/9/2007).Jadi?Foto: Jose Mourinho dan Roman Abramovich saat masih mesra (BBC). (krs/a2s)











































