Depkominfo Minta KPPU Tindaklanjuti Kasus Astro
Selasa, 11 Sep 2007 16:55 WIB
Jakarta - Sanksi cukup berat bakal ditanggung Astro jika terbukti bersalah menyalahi ketentuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Siaran Liga Inggris di televisi berbayar itu bisa dihentikan.Janji Menkominfo M.Nuh untuk terus melobi Astro soal Liga Inggris mulai ditindaklanjuti. Bersama Komisi Penyiaran Indonesia, Menkominfo secara terpisah sudah memanggil PT Direct Vision selaku pengendali siaran Astro di Indonesia untuk dimintai keterangan soal hak siar Liga Inggris.Usaha pemerintah melaui Menkominfo dan KPI tidak berhenti sampai pemanggilan tersebut. Karana secara legal masalah tersebut masuk domain Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Menkominfo dan KPI juga telah mengirim surat pada KPPU untuk menindaklanjuti kasus tersebut."Depkominfo telah mengirim surat kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang meminta KPPU menyikapi ketidakpuasan sebagian besar masyarakat pencinta sepakbola yang tidak dapat menikmati siaran Liga Inggris karena hanya disiarkan oleh PT Direct Vision," ungkap Dirjen SKDI (Sarana Komunikasi dan Diseminasi) Departemen Komunikasi dan Irformatika, Fredy tulung.Sambil menunggu keputusan KPPU, tanggal 7 September lalu Menkominfo juga sudah menyurati PT Direct Vision untuk segera membuka akses kepada publik terkait siaran Liga Inggris."Secara legal ini adalah hak KPPU dan itu butuh waktu. Namun dalam selang waktu itu hingga menunggu keputusan final kami mendesak agar akses dibuka pada publik," ungkap Anggota KPI, Bimo Nugroho dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (11/9/2007).Dilanjutkan Bimo, jika himbauan tersebut diacuhkan PT Direct Vision (Astro), maka bisa saja KPI berhak menghentikan program tersebut di Astro. KPI akan menunggu tanggapan PT Direct Vision sepanjang bulan September ini."KPI memiliki wewenang itu dari pemerintah. Kami bisa menghentikan program dan isi siaran (Liga Inggris) di Astro. Kami pernah melakukannya saat melarang siaran smack down di televisi," lanjut Bimo.Meski demikian Bimo menambahkan kalau PT Direct Vision sudah menunjukkan itikad baik untuk membuka akses siaran Liga Inggris pada televisi terestrial. (din/lom)










































