sepakbola

Arteta: Tidak Ada 'Pecundang' dalam Kamus Aku!

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis

Arteta: Tidak Ada 'Pecundang' dalam Kamus Aku!


Bayu Baskoro - detikSepakbola

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (Foto: REUTERS/Scott Heppell)
Manajer Arsenal Mikel Arteta. (Foto: REUTERS/Scott Heppell)
London -

Mikel Arteta menolak menyebut Arsenal sebagai tim 'bottlers' alias pecundang. Dia optimis Meriam London masih dalam persaingan juara Premier League.

Laju Arsenal di Liga Inggris tersendat pada pekan ke-27. Bukayo Saka cs membuang keunggulan 2 gol dan ditahan imbang tim juru kunci Wolverhampton Wanderers 2-2.

Hasil itu membuat Arsenal kini mengoleksi 58 poin di puncak klasemen Premier League. The Gunners berjarak 5 poin dari Manchester City (53 poin) yang masih punya 1 tabungan pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jarak poin Arsenal dan Man City hanya tinggal 2 angka lagi apabila The Sky Blues memenangi laga pekan ke-27. Banyak yang memprediksi pasukan Pep Guardiola akan menyalip Arsenal dan menjadi kampiun.

ADVERTISEMENT

Prediksi itu bukan sekadar isapan jempol, melainkan dari riwayat sejarah persaingan kedua tim di Liga Inggris. Arsenal selalu gagal memenangi balapan juara Premier League dari Man City, bahkan meski sudah berbulan-bulan bercokol di puncak klasemen.

Sudah 3 musim beruntun Arsenal selalu finis sebagai runner-up Liga Inggris sejak 2023. Penggemar hingga pundit menilai situasi yang sama bakal kembali terulang musim ini dan mengolok-olok Meriam London sebagai bottlers, bahasa slang Inggris yang berarti pecundang.

Mikel Arteta angkat bicara soal prediksi miring fans dan pundit soal Arsenal. Dia menolak tersebut dan fokus membawa timnya tetap di puncak hingga akhir musim.

"Itu tak ada dalam kamus aku dan aku tidak melihatnya seperti itu karena aku rasa tidak ada yang berniat melakukan itu. Aku tidak akan menggunakan kata itu," kata Arteta soal istilah bottlers yang disematkan ke Arsenal, dilansir dari The Guardian.

"Itu adalah opini dan perspektif individu. Anda harus menghormatinya. Itulah yang aku katakan setelah konferensi pers. Anda kehilangan dua poin melawan Wolves dengan cara pertandingan berlangsung, Anda harus menerimanya dengan lapang dada."

"Fokus aku adalah pertandingan selanjutnya, terbuat dari apa kami ini, apa yang kami sukai dari ini dan bagaimana kami menulis takdir kami sendiri dari sini," tegasnya.


(bay/aff)











Hide Ads