Guardiola Kini Tak Bergantung dengan Penguasaan Bola

Guardiola Kini Tak Bergantung dengan Penguasaan Bola

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 04 Mar 2026 20:45 WIB
Soccer Football - Premier League - Leeds United v Manchester City - Elland Road, Leeds, Britain - February 28, 2026 Manchester City manager Pep Guardiola looks on REUTERS/Jaimi Joy EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXT
Foto: REUTERS/Jaimi Joy
Manchester -

Pep Guardiola mengungkap adaptasi taktik kunci bisa membawa Manchester City konsisten bersaing dalam perburuan gelar. Ia belajar tak cuma bergantung pada penguasaan bola.

Manchester City bakal menghadapi Nottingham Forest di Etihad Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (5/3/2026). The Citizens memburu tiga angka di laga ini untuk terus bersaing dengan Arsenal di puncak klasemen.

Man City saat ini berada di peringkat kedua Liga Inggris dengan 59 poin. Mereka tertinggal lima angka dari Arsenal di urutan teratas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajer Man City, Pep Guardiola terus mampu membawa timnya konsisten bersaing dalam perburuan gelar dari musim ke musim. Guardiola telah mengoleksi enam gelar Liga Inggris sejak merapat ke Manchester Biru pada 2019.

ADVERTISEMENT

Guardiola mengungkap kunci dirinya bisa terus konsisten bersama Man City adalah adaptasi. Ia selalu berusaha beradaptasi dan belajar terkait perubahan taktik.

Ia tak bisa saklek menggunakan satu gaya bermain di Liga Inggris. Pria asal Spanyol ini selalu berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan taktik yang terjadi dan gaya main lawan.

Terbukti, Guardiola tak lagi cuma mengandalkan gaya main penguasaan bola. Hal yang melekat padanya saat melatih klub sebelumnya yaitu Bayern Munich dan Barcelona.

"Dulu kami mengendalikan permainan dengan melakukan jutaan operan, sekarang penjagaan ketat membuat permainan lebih sulit karena mereka tidak mengizinkan kami melakukannya," ujar Guardiola dikutip dari situs Man City.

"Anda mempelajari posisi, sepuluh umpan panjang kami tidak pernah kalah. Itulah mengapa, Anda melihat dan harus menyesuaikan ini dan itu."

"Saya bukan manajer yang sama seperti saat pertama kali datang. Saya tidak sama saat kami menang atau kalah. Orang belajar. Itu konstan," jelasnya.




(pur/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads