Man City Kok Rapuh, Guardiola?

Man City Kok Rapuh, Guardiola?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 05 Mar 2026 21:45 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester City v Nottingham Forest - Etihad Stadium, Manchester, Britain - March 4, 2026 Nottingham Forests Morgan Gibbs-White scores their first goal Action Images via Reuters/Jason Cairnduff EDITORIAL USE ONLY.
Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Jakarta -

Manchester City dua kali hilang keunggulan hingga gagal menang atas Nottingham Forest. Pep Guardiola enggan menuding pemain atas kegagalan tersebut.

Man City sempat dua kali memimpin saat menjamu Forest di Etihad Stadium, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Gol Antoine Semenyo dibalas Morgan Gibbs-White, lalu gol lain dari Rodri dibalas Elliot Anderson.

Kemenangan yang buyar ini menjadi kerugian besar buat Man City dalam konteks persaingan juara. Mereka kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memimpin, meski masih menyimpan satu pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perihal keunggulan yang sirna, Man City memang musim ini tercatat lebih rentan dan rapuh. BBC melaporkan bahwa sepanjang musim ini di Premier League, tim polesan Pep Guardiola itu sudah membuang 13 poin dari posisi unggul.

ADVERTISEMENT

Guardiola mengakui timnya membuang terlalu banyak poin. Tapi dalam hal penampilan semalam, ia sudah tak bisa menuntut lebih lagi dari para pemainnya.

"Memang banyak ya, tapi ada pertandingan-pertandingan yang mungkin kami tidak layak memenanginya, tapi untuk hari ini secara umum kami main bagus selama 90 menit," kata Guardiola dikutip BBC.

"Kami harus menghentikan transisi-transisi, bola-bola panjang, tapi ini bukan membicaraka soal aksi ini atau itu secara tertentu. Secara umum, pertandingannya dimainkan dengan baik."

"Kami menciptakan banyak hal melawan tim yang defensif, tim yang sangat bagus, lebih dinamis. Saya maunya kebobolan lebih dikit, tapi ini bukan soal menganalisis satu aksi spesifik."

"Saya tak pernah menuding ke pemain-pemain saya. Kami sudah melakukan segalanya. Kami punya kans di akhir laga dan di babak pertama, juga punya momentum. Tapi sesuatu selalu terjadi dan kami tak bisa menang," ujarnya.




(raw/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads