Simpati Michael Carrick pada Jadon Sancho

Simpati Michael Carrick pada Jadon Sancho

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 14 Mar 2026 17:00 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - OCTOBER 26: Jadon Sancho of Aston Villa looks on during the Premier League match between Aston Villa and Manchester City at Villa Park on October 26, 2025 in Birmingham, England. (Photo by Marc Atkins - AVFC/Aston Villa FC via G
Foto: Aston Villa FC via Getty Images/Marc Atkins - AVFC
Jakarta -

Jadon Sancho sulit bersinar di Manchester United. Padahal Michael Carrick kagum dengan potensi yang dipunya sang winger.

Jadon Sancho gabung ke Manchester United pada tahun 2021. MU membelinya mahal dari Dortmund, seharga 85 juta Euro.

Apa daya, Sancho kesulitan bermain karena tidak cocok dengan gaya permainan manajer-manajer yang datang. Sancho malah total sudah dipinjamkan ke tiga klub berbeda, terakhir dan sampai akhir musim ini adalah Aston Villa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadon Sancho akan habis kontraknya di Manchester United pada musim panas 2026. Artinya setelah masa peminjaman Sancho di Aston Villa habis, pemain berusia 25 tahun itu bisa pergi juga dari Old Trafford dengan status bebas transfer.

ADVERTISEMENT

Sancho total hanya mengemas 12 gol dari 85 laga bersama Setan Merah. Sebuah catatan yang tidak setimpal dengan harga pembeliannya yang selangit.

Michael Carrick, manajer interim Manchester United bersimpati sama Jadon Sancho. Carrick akui, Sancho sebenarnya punya bakat dan potensi jadi pemain top dunia.

"Sancho memiliki bakat, itulah mengapa klub ini mrekrutnya. Dia sempat punya beberapa momen bagus, tapi selanjutnya saya tidak tahu apa yang terjadi karena saya tidak berada di sini," jelasnya dilansir dari BBC.

Carrick sempat jadi asisten manajer (2018-2021) dan caretaker (2021) di Manchester United sebelumnya. Saat itulah, Carrick bisa melihat potensi yang dimiliki Sancho.

Untuk kans MU perpanjang kontrak Sancho selanjutnya, Carrick belum bisa bicara apapun.

"Apa yang terjadi selanjutnya, kita hanya perlu wait and see," ungkapnya.

"Adalah hal yang wajar bagi seorang pemain yang datang ke klub baru lalu berhasil atau tidak berhasil," tutupnya.

(aff/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads