Kiper Manchester City Gianluigi Donnarumma sempat melakukan blunder yang berujung gol saat menghadapi Arsenal. Ia tampak lega akhirnya The Citizens menyudahi laga dengan kemenangan 2-1.
Bertanding di Etihad, Minggu (19/4/2026), keunggulan City di menit ke-16 lewat aksi ciamik Rayan Cherki terbuang sia-sia usai Donnarumma melakukan blunder fatal di menit ke-18. Saat menerima backpass, ia mendapat tekanan dari penyerang Arsenal Kai Havertz.
Donnarumma lalu mencoba menendang bola jauh ke depan, namun diblok Havertz hingga akhirnya masih ke gawang sendiri. Donnarumma pun terpukul. Meski begitu, rekan setimnya di City tak panik dan tetap memberi dukungan.
Pressing intens dari Kai Havertz memaksa Donnarumma melakukan error yang berujung gol. GAME ONβΌοΈπ₯π₯ pic.twitter.com/l1fD5cXOld
β Vidio Sports (@VidioSports) April 19, 2026
Beruntung bagi City, kesalahan itu tak meruntuhkan moral Donnarumma. Kiper Italia itu mampu menahan gempuran Arsenal di sisa waktu, termasuk saat menahan tembakan Havertz dalam duel satu lawan satu sebelum Haaland mencetak gol kedua di menit ke-65.
Saat laga usai, Donnarumma pun langsung menghampiri kerumunan suporter City di belakang gawangnya. Ia berteriak lantang merayakan kemenangan itu. Para fan pun tak ambil pusing dengan kesalahannya. Toh City menang.
Wait for the limbs π
β LiveScore (@livescore) April 19, 2026
Donnarumma celebrated amongst the Man City fans at full time π₯΅ pic.twitter.com/CBLpBL9XIi
Manajer Pep Guardiola pun tak menyalahkan sang kiper. Ia melihat dalam konteks yang lebih luas.
"(Khusanov) harusnya melakukan blok lebih baik dan menahan agresivitas Havertz. Tapi saya menyukai reaksi rekan-rekannya, mereka ada di sana untuk membantunya," ujar Guardiola kepada Sky Sports usai laga.
"Ketika saya melihat sebuah tim kebobolan gol dan semua orang mengeluh, saya tidak suka itu," tegasnya.
(adp/adp)