Mau Alasan Apa Lagi, Chelsea

Mau Alasan Apa Lagi, Chelsea

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 05 Mei 2026 20:45 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 04: Enzo Fernandez of Chelsea dejected after Taiwo Awoniyi of Nottingham Forest scores his teams third goal during the Premier League match between Chelsea and Nottingham Forest at Stamford Bridge on May 04, 2026 in London, Eng
Foto: Getty Images/Alex Pantling
Jakarta -

Chelsea terjun bebas menuju akhir musim, bahkan setelah memecat manajer. Para pemain The Blues diminta bertanggung jawab.

Chelsea menelan kekalahan keenam beruntun di Premier League, usai dihajar Nottingham Forest 1-3 di Stamford Bridge, Senin (4/5/2026) malam WIB. Satu-satunya yang bisa dianggap positif dari Chelsea malam tadi adalah gol Joao Pedro.

Gol itu menghindarkan Chelsea dari hasil bencana: kalah enam kali beruntun tanpa mencetak satu gol pun. Namun gol itu pun tak berefek banyak, sementara Chelsea kini terlempar ke posisi sembilan klasemen Liga Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klub London barat itu harus mulai melambaikan tangan ke tiket Liga Champions musim depan, yang kini nyaris mustahil diraih. Kalaupun ada yang bisa diselamatkan dari tiga pekan terakhir Liga Inggris, itu kans untuk setidaknya main di Liga Europa atau UEFA Conference League.

ADVERTISEMENT

Di luar itu, Chelsea masih punya pertarungan titel Piala FA kontra Manchester City. Mereka akan menghadapi tim besutan Pep Guardiola itu dalam final di Wembley pada 16 Mei mendatang.

Tapi melihat performa saat ini, Chelsea diragukan bisa berbicara banyak. Bahkan setelah memecat Liam Rosenior, yang sebelumnya dirumorkan jadi biang masalah, mereka tanpa rem menuju jurang.

"Chelsea kehabisan alasan sekarang. Chelsea tidak terlihat seperti sebuah tim yang punya hal besar menanti, dan itu sangat mengecewakan," ujar mantan kiper Chelsea Mark Schwarzer.

"Mereka kalah daya juang dan kurang gigih. Para pemain harus mulai bertanggung jawab," imbuhnya dikutip BBC.




(raw/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads