Kapten West Ham Berang Wasit 'Istimewakan' David Raya

Kapten West Ham Berang Wasit 'Istimewakan' David Raya

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 11 Mei 2026 15:20 WIB
Jarrod Bowen berbicara empat mata dengan wasit, sementara David Raya (kanan) ada di sampingnya.
Jarrod Bowen berbicara empat mata dengan wasit, sementara David Raya (kanan) ada di sampingnya. Foto: West Ham United FC via Getty Ima/West Ham United FC
London -

Kapten West Ham United Jarrod Bowen mengkritik keputusan wasit Chris Kavanagh yang menganulir gol Callum Wilson di pengujung laga melawan Arsenal. Menurutnya kontak fisik di tengah situasi sepak pojok adalah hal normal.

The Hammers kalah 0-1 di Stadion London pada Minggu (10/5/2026) kemarin. Mereka sempat menyamakan skor di injury time babak kedua, namun dianulir setelah pengecekan sekitar empat menit oleh Video Assistant Referee (VAR) dan wasit.

Kavanagh memutuskan gol Wilson tidak sah karena sebelumnya ada pelanggaran yang dilakukan Pablo terhadap kiper Arsenal David Raya. Tangan Pablo dinilai mengganggu upaya Raya menangkap bola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bola yang terlepas lalu menjadi liar hingga akhirnya Wilson mencetak gol. Di situlah Kavanagh, dengan bantuan Darren England sebagai VAR, memutuskan bahwa gol tersebut invalid.

ADVERTISEMENT

Bowen mempertanyakan keputusan ini, karena di saat yang bersamaan pergerakan sejumlah pemain West Ham juga diganggu oleh para pemain Arsenal. Ia pun heran mengapa gangguan terhadap Raya menjadi pelanggaran, padahal ia sendiri yang maju keluar dari sarangnya.

"Kiper lebih terlindungi daripada pemain lain, banyak terjadi saling dorong dan bergulat di kotak penalti. Apakah Anda akan melihat hal itu setiap kali dan memberikan penalti? Karena itu satu-satunya cara yang benar untuk melakukannya," ujar Bowen kepada Sky Sports usai laga, dikutip ESPN.

"Saya paham Anda tidak bisa menjatuhkan kiper dan ada lengan di sana, tetapi kiper keluar untuk mencoba merebut bola, jadi dia harus terlihat -- bukan sebagai pemain outfield -- namun dia sudah bisa menduga akan ada kontak fisik. Ini sepak pojok, penuh kontak fisik, ini Premier League, akan ada kontak dan benturan."

"Kami merasa lebih dirugikan, tetapi kami pernah mengalami hal serupa di Brentford pekan lalu saat [Tomas] Soucek dijatuhkan dan kami tidak mendapatkan penalti. Saya berbicara tentang konsistensi -VAR akan tetap ada, kita tahu itu- tetapi saya hanya berpikir keputusan-keputusan itu... orang-orang akan mengatakan saya terdengar kesal, tetapi saya hanya jujur. Jika Anda melihat beberapa keputusan cukup lama, Anda akan menemukan sesuatu untuk diberikan, dan itulah yang terjadi pada akhirnya."

Bowen juga menyoroti gaya main Arsenal yang kerap 'mengganggu' kiper saat situasi bola mati. Sudah seharusnya mereka menyadari bahwa akan ada 'kontak' dari lawan ketika hal serupa terjadi pada mereka.

"(Arsenal) adalah contoh terbaik dari permainan yang sangat bagus dari bola mati -mereka bermain fisik dan ingin menempatkan bola di atas kiper. Saya yakin kita bisa meninjau kembali setiap laga dan melihat kiper dilanggar namun tidak mendapatkan keputusan yang menguntungkan. Jika Anda akan memberikan hukuman penalti, berikanlah setiap pekan untuk setiap kejadian seperti itu," tegas Bowen.

(adp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads