Terdengar aneh? Bisa jadi begitu, tapi Rafa pastinya punya alasan kalau dia sampai mengesampingkan tropi paling bergengsi di Eropa demi meraih kejayaan di kompetisi domestik.
Faktanya meski kini menjadi salah satu klub dengan koleksi gelar juara Liga Inggris terbanyak, The Reds tak lagi menjadi juara sejak musim 1989-1990. Dengan kata lain selama 17 tahun terakhir mereka selalu berada di bawah Manchester United, Arsenal, Blackburn Rovers dan kemudia Chelsea yang bergantian menguasai Liga Primer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak datang ke Anfield tahun 2004 lalu, Rafa terhitung sukses membesut The Kop. Namun seperti diakuinya sendiri, berlaga di Liga Inggris terasa belum lengkap kalau tidak mampu menjadi juara.
"Prioritas kami musim ini adalah Premier League -- dan kami berada dalam posisi yang lebih baik untuk meraih hal tersebut musim ini dibanding musim-musim sebelumnya. Saat Anda memenangi Liga Champions, FA Cup, Community Shield dan Super Cup, orang (akan) bertanya soal Premier League? Itu hal yang normal," lanjut pria berpaspor Spanyol itu.
Penampilan Steven Gerrard cs di Liga Champions musim ini sebenarnya juga jauh dari menjanjikan setelah musim lalu mampu menembus babak final. Meski mampu berpesta delapan gol tanpa balas saat menghadapi Besiktas, namum posisi Liverpool belumlah aman. Jika pada dua laga terakhir mereka gagal menang maka tiket ke babak knock out hampir dipastikan lenyap.
(din/key)











































