Seperti diberitakan Senin (19/11/2007) lalu, Wigan mengajak Bruce bergabung untuk menempati posisi manajer yang ditinggalkan Chris Hutchings. Kubu The Latics memberi kompensasi tiga juta poundsterling (sekitar Rp 55 miliar) kepada Birmingham City atas kesepakatan tersebut.
Perjanjian antarklub sudah tercapai, namun untuk penandatanganan kesepakatan antara pihak Wigan dan Bruce masih harus menunggu terselesaikannya masalah antara Birmingham dengan pria berusia 46 tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga semua masalah ini rampung, kami tidak bisa memperkenalkannya sebagai manajer kami," lanjut chief executive Wigan itu seperti dikutip Yahoosports.
Walau Spencer menolak untuk membeberkan masalah, namun santer dikabarkan bahwa ketidakcocokan kesepakatan finansial antara Bruce dan Birmingham menjadi pokok perkaranya. Walau demikian, belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak untuk mengklarifikasi hal ini.
Adapun mengenai kontrak dengan Bruce, Spencer menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan kesepakatan tertulis. Namun ia berharap masalah antara Bruce dengan Birmingham bisa segera diselesaikan dalam 24 jam.
"Kami sangat menginginkannya dan ia juga bersedia untuk datang ke Wigan. Kami sudah tanpa manajer selama dua minggu, jadi kami sangat berharap bisa memiliki manajer, jika mungkin, untuk akhir pekan," tandasnya lagi.
(ian/krs)











































