Lima gol yang dibuat dalam kurun waktu 18 bulan di Liga Primer jelas tidak sebanding dengan banderol Sheva yang seharga 30,9 juta poundsterling (sekitar Rp 593 miliar) atau gajinya yang berjumlah 130 ribu poundsterling (sekitar Rp 2,4 miliar) per pekan.
Sepeninggal Jose Mourinho yang digantikan Avram Grant sebagai manajer The Blues, Sheva relatif lebih banyak diberikan kesempatan. Akan tetapi kepercayaan itu juga belum bisa dijawabnya dengan performa mengilap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiev dan Milan beberapa kali sempat mengungkapkan minatnya untuk menampung Sheva. Akan tetapi Mirror mengajukan nama kompetisi Major League Soccer (MLS) di negara "Paman Sam" sebagai alternatif yang bahkan sudah jadi kandidat kuat pelabuhan berikutnya bagi pemain 31 tahun itu.
Ada dua alasan yang mendasari hal tersebut. Pertama, di sisi Sheva ada Kristen Pazik, seorang model asal AS yang adalah pendamping hidupnya. Alasan kedua adalah faktor David Beckham, eks-pemain Premiership yang sudah lebih dulu hijrah ke MLS dan mendapat sambutan gegap gempita. Respon serupa sangat mungkin diterima Sheva jika menyusul Becks.
Jika pada akhirnya Sheva mendarat di AS, tim New York Redbulls dan New England Revolution pun disebut-sebut sudah siap merekrutnya.Β (krs/a2s)











































