Menjadi ujian khusus buat Wenger karena skuadnya tidak dalam kekuatan penuh, terutama di lini tengah. Ini disebabkan badai cedera yang sedang menghampiri pasukan "Gudang Peluru" dari London itu.
Menyusul Cesc Fabregas dan Abou Diaby adalah Alexander Hleb dan Matthieu Flamini. Keduanya harus masuk ruang perawatan setelah tampil dalam pertandingan akhir pekan lalu melawan Aston Villa -- Arsenal menang 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini tentu tidak ideal untuk Arsenal dalam upayanya melanggengkan keberadaannya di puncak klasemen Premier League. Namun Wenger pun tidak otomatis pesimistis pada kans timnya untuk mencuri poin di kandang lawannya itu.
"Masih ada beberapa pemain bermutu yang bakal main. Kami punya Gilberto, sementara Denilson sudah pulih dari cedera. Dia akan ikut dengan kami. Kami sangat yakin bahwa kami masih kuat di lini tengah," tutur sang manajer dikutip Goal.com.
Arsenal di kompetisi domestik belum terkalahkan dan jika mampu mengalahkan Newcastle maka jaraknya dengan tim peringkat dua, Manchester United, menjadi enam poin dari 15 pertandingan. Satu-satunya kekalahan mereka sejauh ini diderita pekan lalu di kandang Sevilla di Liga Champions.
Sementara itu di kubu Newcastle, Allardyce berpacu dengan nasib baik yang sedang tidak memihaknya. Tanpa kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya membuat pelatih yang biasa disapa 'Big Sam' itu disebut-sebut terancam dipecat.
The Magpies masih berkutat di papan tengah, tepatnya di urutan ke-11 dengan koleksi 18 angka dari 14 kali bertanding. Enam kekalahan sudah dicicipi Alan Smith dkk, yang empat di antaranya diperoleh dari lima laga terakhir mereka, yang juga mengendapkan 13 gol di gawang Shay Given.
Hingga kini memang belum terdengar ultimatum dari direksi Newcastle buat Allardyce. Tapi jika ia tak segera membiasakan diri lagi dengan tiga poin, amatlah logis jika cepat atau lambat kursinya akan bergoyang. (a2s/key)











































