MU dan 'Penyakit Lama' Lemah Antisipasi Bola Mati

MU dan 'Penyakit Lama' Lemah Antisipasi Bola Mati

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Minggu, 23 Agu 2026 07:00 WIB
HULL, ENGLAND - AUGUST 22: Nobel Mendy of Hull City scores their 2nd goal during the Premier League 2026/27 match between Hull City and Manchester United at MKM Stadium on August 22, 2026 in Hull, United Kingdom. (Photo by Charlotte Wilson/Offside/Of
Foto: Offside via Getty Images/Charlotte Wilson/Offside
Jakarta -

Manchester United dikalahkan tim promosi Hull City di pekan pertama Premier League 2026/27. MU kalah akibat kebobolan gol-gol dari bola mati.

Duel Hull City vs Man Utd digelar di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Setan Merah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2.

Kedua gol Hull diciptakan oleh Semi Ajayi dan Nobel Mendy pada babak pertama. Ajayi memanfaatkan situasi dari sepak pojok, sementara gol Mendy berawal dari tendangan bebas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapten MU Bruno Fernandes menyebut timnya kalah karena mengulang kesalahan musim lalu. Ia menilai MU kurang agresif dan lemah dalam mengantisipasi bola mati.

ADVERTISEMENT

Di Premier League 2025/26, MU kebobolan 12 gol dari skema bola mati (tidak termasuk penalti). Fernandes mengakui hal itu harus segera diperbaiki.

"Kesalahan yang sama seperti musim lalu, setiap pertandingan tandang kami memberi terlalu banyak bola ke mereka," ujar Fernandes kepada TNT Sports.

"Di 20 menit pertama, kiper adalah yang paling banyak menyentuh bola. Kami harus lebih menekan, lebih agresif, dan lagi-lagi kami harus memperbaiki soal bola mati dan tidak kebobolan gol seperti ini lagi."

"Melawan tim-tim seperti ini, mereka menunggu momen itu. Kami tahu sebelum pertandingan kalau bola mati akan jadi bagian besar dari permainan mereka. Mereka main di sepanjang pramusim dengan empat bek tapi memasang lima bek melawan kami untuk tinggi badan, untuk momen-momen seperti ini," katanya.



(nds/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads