City (Juga) Larang Nonton Hatton

City (Juga) Larang Nonton Hatton

- Sepakbola
Sabtu, 08 Des 2007 12:34 WIB
City (Juga) Larang Nonton Hatton
Manchester - Aksi larangan "begadang masal" terhadap pesepakbola Liga Inggris meluas. Setelah Liverpool, kini Manchester City ikut melarang pemainnya nonton aksi tinju Ricky Hatton.

Hatton memang petinju pujaan Inggris. Pertarungannya melawan Floyd Mayweather di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (8/12/2007) waktu AS, dipastikan akan ditonton oleh jutaan rakyat Inggris melalui televisi.

Tapi tidak untuk pesepakbola. Berdekatannya jadwal tarung Hatton dengan gelaran pekan ke-16 Premiership membuat mereka mungkin harus melewatkan aksi petinju pertama Inggris yang mentas di AS pasca Lennox Lewis pada akhir tahun 1990-an. Apalagi, perbedaan waktu membuat tayangan Hatton vs Mayweather berlangsung Minggu (9/12) pukul empat dinihari waktu Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemarin Liverpool sudah menegaskan larangan bagi para pemainnya untuk melek di depan televisi hingga pagi. Larangan serupa dikenakan bagi para punggawa City. "Saya akan meminta para pemain saya tidur," tegas manajer City Sven Goran Eriksson di SkySports.

Larangan Eriksson memang beralasan. Pasalnya, The Citizen --julukan City-- akan bertandang ke markas Tottenham Hotspur pada Minggu sore. Ia tentu tidak ingin Martin Petrov dkk jadi loyo saat meladeni Spurs karena kebanyakan begadang.

Eriksson bukan tidak menyadari bahwa para pemainnya sangat menantikan pertarungan Hatton--yang juga berasal dari Manchester. "Saya harap televisi menyiarkan lagi pada jam 9 atau 10 pagi harinya agar para pemain bisa menonton," harap manajer asal Swedia itu.

Meski melarang pemainnya nonton, Eriksson tetap mendoakan yang terbaik bagi Hatton. "Saya berharap dia menang dan saya pikir ia bisa melakukannya. Saya hanya ingin mengucapkan semoga beruntung," tutupnya.

Foto: Rolando Bianchi dan Stephen Ireland, dilarang begadang! (AFP/Paul Ellis) (arp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads