sepakbola

Tuncay Sang Peredam The Gunners

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Tuncay Sang Peredam The Gunners


- detikSepakbola

Middlesbrough - Stewart Downing memulai, Sanli Tuncay memastikan. Nama terakhir adalah peredam Arsenal dan memberi klub London itu kekalahan pertama di Premier League musim ini.

Tuncay membuktikan dirinya bisa mencetak gol, sebagaimana dirinya memang penyerang. Masih sedikit yang sudah ia sumbangkan buat Middlesbrough, tapi ketajamannya mulai tampak kembali.

Pemain internasional Turki ini sempat disangsikan kemampuannya bahkan oleh fans The Boro sendiri karena permainannya medioker. Dalam banyak pertandingan ia sering menghilangkan kesempatan emas yang dimilikinya untuk mencetak gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi manajer Gareth Southgate tetap memberi kepercayaan kepada mantan pemain Fenerbache itu, sampai akhirnya Tuncay mengukir gol pertamanya di Premiership pada 1 Desember lalu, ketika Middlesbrough bermain 1-1 dengan Reading.

Momen itu membuat Southgate lebih yakin pada Tuncay. Menjelang pertarungan melawan Arsenal, Minggu (9/12/2007), ia malah menyebut nama pemain berusia 25 tahun itu sebagai calon kunci timnya.

"Kami ingin melihat dia bisa melakukannya dari awal karena dia punya banyak talenta. Saya yakin waktu buat dia akan segera datang karena dia cukup berkelas. Dalam situasi kami, kami butuh setiap pemain menghasilkan permainan terbaiknya setiap minggu," ujar sang manajer

Harapan Southgate terwujud. Tuncay main sebagai starter dan mencetak gol kedua di gawang Manuel Almunia. Ia menuntaskan sebuah kemelut di kotak penalti Arsenal dan membuat klub London itu kalah 1-2.

Tuncay diangkut ke Inggris pada 23 Juni lalu setelah lima tahun membela Fenerbahce. Di klub elit Turki itu ia membangun reputasinya sebagai salah satu pemain menyerang terbaik di negaranya.

Bisa bermain sebagai forward, sayap kanan, winger kiri, atau attacking midfielder, Tuncay diberi julukan "Brave Heart" dan "Heart of Fenerbahce" oleh penggemarnya karena karakter permainannya yang penuh energi, cepat, dan hebat dalam melakukan drible.

Selama lima musim Tuncay mengemas 59 gol dalam 154 pertandingan Liga Turki. Reputasi itu pun membuat dia sempat dikabarkan akan direkrut Manchester United beberapa waktu lalu.

Walaupun tidak jadi, tapi Tuncay akhirnya tetap bisa berkarir di Inggris. Ia memutuskan free transfer dari Fenerbahce dan berlabuh di Riverside Stadium.

Jalan menuju kesuksesan tentu masih membentang panjang buat Tuncay. Tapi satu golnya ke gawang Arsenal paling tidak memberinya kenikmatan sesaat sekaligus menjadi pijakan penting untuk langkah-langkah berikutnya.



(a2s/key)











Hide Ads