Terbukti dari peringkat satu hingga enam, perbedaan poin tidaklah besar. Arsenal yang mengantongi nilai 37 berada di tempat pertama dengan hanya dipisahkan satu angka dengan Manchester United. Sementara Chelsea terus menguntit dari tempat ketiga dengan hanya berselisih tiga angka dari The Gunners.
Peringkat empat hingga enam yang ditempati oleh Liverpool, Portsmouth, dan Manchester City malah lebih "parah". Posisi mereka hanya dibedakan dari selisih gol setelah sama-sama mengumpulkan nilai 30. Namun The Reds masih menyimpan sisa satu pertandingan sehingga masih berpeluang untuk menjauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa anak-anak Arsene Wenger dalam dua pekan terakhir bisa dibilang sedang menurun. Sebelum ditundukkan Middlebsrough mereka terlebih dulu ditahan imbang Newcastle 1-1 pekan lalu. Kehilangan beberapa pemain inti karena dibekap cedera sangat mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Terbukti tanpa Cesc Fabregas dan Alexander Hleb lini tengah Arsenal seperti kerepotan meladeni serangan Middlesbrough.
Yang mendapat berkah dari keadaan Arsenal ini jelas juara bertahan Manchester United. The Red Devils yang sempat tergelincir ketika kalah 0-1 dari Bolton, kini mulai tampil stabil dan mendekat setelah mencetak dua kemenangan dalam dua laga terakhir. Weekend ini mereka menghancurkan Derby County 4-1 di kandang sendiri.
Chelsea juga tak bisa diremehkan. Setelah sempat terseok-seok di awal musim, The Blues seperti menemukan kembali jalur juaranya. Dalam tiga pekan terakhir mereka tampil konsisten degan selalu menang. Bahkan pertahanan mereka bisa dibilang bagus karena tak pernah kebobolan dala tiga laga tersebut. Terakhir mereka mengalahkan Sunderland 2-0 di Stamford Bridge.
Liverpool juga menderita kekalahan pertamanya di Liga Inggris musim ini, mereka takluk 1-3 di tangan Reading. Hasil ini bagai mencoreng torehan tiga kemenangan beruntun yang sempat mereka raih sebelumnya. Tak pelak hasil ini seperti memperlihatkan penyakit lama Anfield gang, yakni inkonsisten.
Namun Portsmouth dan Manchester City bisa saja menyodok The Big Four. Kredit tersendiri bisa dialamatkan kepada Pompey, yang belum pernah kalah dalam lima pertandingan terakhir. Hasil terburuk mereka hanyalah imbang tanpa gol ketika melawan City dan Everton. Pekan ini skuad besutan Harry Redknapp itu menudukkan Aston Villa 3-1 di Villa Park.
City sendiri sebenarnya juga tengah mengalami penurunan. Setelah menang melawan Reading 2-1 dua pekan lalu, mereka hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Wigan di pekan berikutnya dan kalah 1-2 dari Tottenham pekan ini.
Bulan Desember hingga Januari merupakan masa krusial di Liga Inggris mengingat padatnya jadwal pertandingan yang harus dilalui klub-klubnya. Mereka yang mengincar gelar juara tentu tak ingin terpeleset di periode ini, dan konsistensi merupakan harga mati bila tak ingin disalip oleh para pesaing.
(a2s/key)











































