Sengitnya Duel Arsenal-Chelsea

Sengitnya Duel Arsenal-Chelsea

- Sepakbola
Senin, 17 Des 2007 01:50 WIB
Sengitnya Duel Arsenal-Chelsea
London - Hanya satu gol tercipta dalam derby London di Emirates Stadium, meskipun tercipta 24 tembakan ke arah gawang, sepuluh kartu kuning, plus dua korban cedera atas nama John Terry dan Emanuel Eboue.

Demikian deskripsi singkat tentang sengit dan panasnya pertarungan Arsenal versus Chelsea yang berakhir Senin (17/12/2007) dinihari WIB, yang berkesudahan 1-0 untuk tuan rumah.

Statistik di akhir pertandingan menunjukkan bahwa kedua tim sama-sama menghasilan 12 shot on goal. Tapi Arsenal layak menjadi pemenang karena unggul dalam ball possession (57% berbanding 43%) -- di samping merekalah yang menghasilkan gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam daftar starting line up tim besutan Arsene Wenger itu ternyata tampil full team. Cesc Fabregas, Matthieu Flamini, dan Alexander Hleb, yang santer dikabarkan bakal absen, ternyata dinyatakan fit dari cederanya.

Di kubu Chelsea, Andriy Shevchenko dipercaya menjadi starter, mengisi tempat di lini depan yang biasa diperankan Didier Drogba, yang sedang diparkir karena baru menjalani operasi lutut.

Pertandingan pun akan sengit di lapangan tengah karena seperti halnya Shevchenko di pihak tim tamu, Arsenal pun memainkan satu penyerang, yaitu Emmanuel Adebayor. Robin van Persie yang telah pulih dari cedera dan comeback dalam Liga Champions empat hari lalu, didudukkan di bench.

Arsenal cepat mengendalikan permainan. Kerja sama antarpemain cukup lancar tergalang, yang membuat Chelsea dalam posisi "menunggu". Namun shot on goal pertama baru lahir di menit ke-11 ketika tembakan Adebayor melenceng dan melambung.

Semenit kemudian kesalahpahaman di antara Alex dan Cech nyaris berbuah fatal. Ditempel Adebayor, Alex menyundul bola ke belakang di saat Cech terlanjur keluar dari sarangnya. Mereka beruntung karena bola menggelosor tidak ke arah gawang.

Dari serangan baliknya Chelsea menghasilkan momen yang cantik. Shaun Wright-Phillip (SWP) menggiring bola menghadapi dua bek lawan, sementara Shevchenko bersiap di sayap kanan dan Joe Cole di kiri. SWP memutuskan menembak langsung. Bola sedikit mengenai kaki Kolo Toure, Almunia terbang menangkapnya.

Tensi duel menaik ketika terjadi insiden di menit 27 di depan kotak penalti Chelsea. John Terry terlanjur tak bisa menghentikan sapuannya meskipun wasit telah meniup peluit pertanda pelanggaran, ketika Fabregas terjatuh ditekel Claude Makelele.

Fabregas kehilangan kontrol emosi karena diterjang Terry, lalu mendorong kapten The Blues itu. Dari situ pemain-pemain lain "nimbrung", menciptakan ketegangan dan saling dorong. Terry dan Lampard diganjar kartu kuning karena dinilai paling provokatif.

Pertandingan berlanjut lebih seru. Almunia menggagalkan tembakan keras Shevchenko dari luar kotak penalti, sementara balasan Arsenal melalui tendangan Rosicky melenceng di kanan gawang.

Di menit 38 Chelsea harus kehilangan Terry. Tempurung kakinya diinjak Emmanuel Eboue dan ia harus ditarik keluar dan digantikan Tal Ben Haim. Kartu kuning pun berpindah dari saku wasit ke hadapan Eboue.

Beberapa saat sebelum turun minum Arsenal membuat stadion bergemuruh. Fabregas memulainya lewat corner kick. Gallas yang berduel di udara dengan Ben Haim tampak sedikit mendorong bek asal Israel itu. Bola pun dapat ia sundul, setelah Cech tak berhasil menggapainya. Gol pun lahir, dibuat oleh kapten The Gunners ke jala klub lamanya.

Tertinggal 0-1 Chelsea lebih agresif di awal babak kedua. Sebuah crossing tipis di mulut gawang Arsenal gagal dimanfaatkan Joe Cole. Almunia pun dapat mengamankan keadaan berbahaya itu. Sembilan menit kemudian kembali Almunia menyetop serangan Chelsea dengan memblok tembakan keras Jon Obi Mikel dari luar kotak. Rebound yang dilakukan Shevchenko terlalu lemah.

Salah satu kans terbaik Chelsea datang di menit 74. Tinggal berhadapan dengan kiper, Wright-Phillips membuang tembakannya ke samping gawang. Ia pun langsung digantikan Salomon Kalou. Sejak itu Chelsea memainkan tiga penyerang sekaligus, setelah Claudio Pizarro lebih dulu masuk menggantikan Makelele.

Di menit 76 giliran Arsenal melakukan counter attack yang cepat. Dari Rosicky dan Flamini, bola bergerak ke kaki Adabayor, Van Persie, Hleb, dan kembali ke Van Persie. Namun finishing penyerang Belanda itu, yang menggantikan Ebou di menit 69 lantaran cedera diterjang Joe Cole, melambung.

Itu merupakan kali ketiga Van Persie menyia-nyiakan peluang yang didapat. Dua sebelumnya juga berakhir jauh dari bidang sasaran. Ia memang menceploskan bola ke gawang Cech di menit 84, tapi gol tersebut dianulir karena posisi Van Persie saat menerima umpan Rosicky sudah offside.

Cech menjadi pahlawan Chelsea dengan berturut-turut memblok tembakan Van Persie dan rebound Fabregas dari jarak dekat di menit 87. Dua menit berikutnya giliran Almunia menjadi bintang Arsenal dengan menepis tandukan keras Shevchenko yang berdiri bebas di depan gawangnya.

Dengan tujuh penyelamatan penting yang dilakukan Almunia -- Cech "hanya" lima -- hampir dipastikan kiper asal Spanyol itu akan makin lama menjadi pilihan utama Wenger. Si gaek Jens Lehmann pun harus bersabar lagi menunggu giliran dari bangku cadangan.

Arsenal mencetak gol lagi melaui Adebayor, tapi kembali dianulir karena ia lebih dulu melanggar Ben Haim. Sementara itu free kick deras Shevchenko secara gemilang ditips Almunia.

Selama enam menit added time tercipta banyak kejadian seru. Selain kans gol, keributan antarpemain juga kembali tersulut. Ashley Cole digunting Fabregas saat menghalau bola di kotak penalti Chelsea. Cole, yang sepanjang permainan di-boo penonton setiap kali menyentuh bola, marah dan mendorong wajah Fabregas, yang kemudian "rebah" sambil menutup mukanya. Para pemain pun berkerumun lagi.

Buah dari insiden itu adalah Fabregas di-booking wasit, yang menggenapkan jumlah kartu kuning yang keluar menjadi 10, masing-masing tim kebagian lima. Insiden itu mengakhiri pertandingan karena wasit melanjutkannya dengan meniup peluit panjang.

Susunan pemain:


Arsenal: Almunia, Sagna, Clichy, Gallas, Toure, Rosicky, Fabregas, Flamini, Eboue (Van Persie 69), Hleb (Gilberto Silva 77), Adebayor (Bendtner 90)

Chelsea: Cech, Ferreira, Cole, Alex, Terry (Ben Haim 38), Makelele (Pizarro 65), Lampard, Obi Mikel, Wright-Phillips (Kalou 75), Cole, Shevchenko

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads