sepakbola

Derby London Utara di Akhir Pekan

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Derby London Utara di Akhir Pekan


- detikSepakbola

Jakarta - Hanya dalam tiga hari Arsenal mampu memenangi dua pertandingan pentingnya. Tantangan berikut tak kalah besar yakni melakoni derby London Utara melawan Tottenham Hotspur.

Periode berat memang mulai dimasuki Arsenal yang ditempel ketat Manchester United di puncak klasemen Premier League, tapi memiliki agenda pertandingan lebih banyak dan berat di sepanjang Desember, dibanding musuh besarnya itu.

Namun, dua dari tantangan itu telah dilalui The Gunners dengan menawan. Setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di Emirates Stadium hari Minggu lalu, dinihari tadi skuad Arsene Wenger menundukkan Blackburn Rovers 3-2 untuk lolos ke babak semifinal Piala Carling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hebatnya, 100 persen semua pemain yang diturunkan Wenger saat menghadapi Blackburn adalah pemain non-reguler, kebalikan dari tim lawan yang tetap memainkan antara lain Brad Friedel, David Bentley, Robbie Savage, Morten Gamst Pedersen, sampai Roque Santa Cruz.

Menghemat tenaga tim inti memang harus dilakukan Arsenal lebih-lebih hari Sabtu (22/12/2007) depan mereka akan bertemu rival sedaerahnya, Tottenham Hotspur, yang juga tengah menanjak sejak dipegang Juande Ramos.

Dalam kondisi apapun di Liga Inggris Arsenal memang tak boleh kalah jika tak ingin tempatnya digusur MU. Apalagi ini melawan tim yang secara historis telah menjadi musuh bebuyutannya selama 93 tahun.

Derby London adalah satu dari dua derby paling sengit di Inggris, selain derby Merseyside (Liverpool dan Everton). Saking ketatnya, bahkan jarak kandang mereka (White Hart Lane dan Highbury) hanya empat kilometer, sebelum Arsenal pindah ke Emirates Stadium di kawasan Ashburton Grove, yang juga tidaklah terlalu jauh.

Pada derby London Utara ke-157 nanti Arsenal bertindak sebagai tuan rumah. Spurs pada pertemuan pertama mereka di musim ini, pada 15 September lalu, menyerah 1-3. Unggul lebih dulu berkat gol Gareth Bale di menit 15, gawang Paul Robinson kebobolan tiga gol di 25 menit terakhir oleh Emmanuel Adebayor (2) dan Cesc Fabregas.

Kala itu Spurs masih ditangani Martin Jol. Kini kendali permainan sudah di tangan Ramos, yang sejauh ini terbukti cukup ampuh. Dari 11 pertandingan, hanya satu kali Robbie Keane menelan kekalahan.

Dalam aksi terakhir beberapa jam yang lalu, The Lilywhites kian menunjukkan karakternya. Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-20, mereka keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 atas Manchester City di perempatfinal Piala Liga Inggris.

Ini tentu saja capaian yang luar biasa mengingat City adalah tim peringkat empat Premiership saat ini. Dengan rekor 7-3-1 di bawah komando Ramos, fans Spurs kali ini boleh berharap tim kesayanganya bisa menghasilkan lebih baik, paling tidak, tidak kalah lagi dari Arsenal.


(a2s/din)











Hide Ads