Diet Natal ala Fergie

Diet Natal ala Fergie

- Sepakbola
Selasa, 25 Des 2007 03:45 WIB
Diet Natal ala Fergie
Manchester - Sudah menjadi kebiasaan apabila Natal di Inggris selalu dibarengi dengan pesta. Cemas para pemainnya terlalu banyak makan, Sir Alex Ferguson pun mewajibkan anak asuhnya diet.

Selama Natal akan tersedia banyak pesta yang menyediakan berbagai makanan lezat. Tak terkecuali para punggawa Manchester United. Sudah pasti mereka akan larut dalam kegembiraan pesta hari besar umat Nasrani di akhir tahun tersebut.

Namun sayangnya tidak semua makanan yang dikonsumsi pada pesta-pesta itu baik. Beberapa di antaranya bisa sangat mempengaruhi kondisi fisik pemain. Maka, selaku manajer MU, Fergie pun menginginkan anak-anak asuhnya tidak berlebihan dalam mengkonsumsi beberapa jenis makanan, terutama daging.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembatasan yang diterapkan Fergie diungkapkan sendiri oleh anak buahnya. "Anda bisa tetap menikmati makan malam saat Natal asal tidak terlalu banyak," ujar bek The Red Devils, John O'Shea kepada Goal.

"Manajer ingin memastikan para pemain untuk menjaga kondisi mereka sehingga sangat siap untuk menghadapi pertandingan di Boxing Day," imbuh pemuda berkebangsaan Irlandia itu lagi.

Larangan Fergie tentu saja berakibat para pemain MU tidak lagi bisa berpesta Natal sebebas orang lain. "Kami tidak bisa menikmati Natal seperti kebanyakan orang. Namun ini adalah harga yang harus dibayar apabila Anda bermain untuk klub sebesar United," tukas O'Shea tanpa bermaksud mengeluh.

Berbeda dengan kompetisi di negara Eropa lain, Premiership tidak mengenal jeda musim dingin. Pertandingan sepakbola bahkan dirancang untuk digelar sehari setelah Natal. Inilah yang kemudian lebih dikenal oleh para pencinta sepakbola sebagai Boxing Day, mengikuti nama tradisi bertukar hadiah Natal pada hari tersebut.

Sama seperti tim-tim Liga Inggris lainnya, di Boxing Day tanggal 26 Desember besok, MU juga akan turun bertanding. Si "Setan Merah" akan melawat ke Stadium of Light untuk menghadapi Sunderland.

Para penghuni Old Trafford tersebut kini masih berada di posisi dua klasemen dengan nilai 42, berjarak satu poin dengan pimpinan klasemen Arsenal. Sementara Sunderland masih terpuruk di posisi 18 dengan mengumpulkan nilai 14. Pasukan racikan Roy Keane itu pun duduk di zona berbahaya, zona degradasi.Β  (arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads