Arsenal yang kini duduk di puncak klasemen Liga Inggris boleh tidak percaya dengan mitos yang satu itu. Namun fakta sejarah mencatat bahwa juara di Hari Natal memang tak selalu berakhir dengan menjuarai Liga Inggris.
Sejak era Premiership bergulir tahun 1992 lalu tercatat cuma enam tim yang mampu menjadi juara Liga Primer setelah juga memuncaki klasemen saat Natal. Demikian dikutip dari Guardian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chelsea bersama Jose Mourinho juga meraih sukses serupa dengan menjadi juara di musim 2004-05 dan 2005-06. Klub lain yang mampu melakukannya adalah Blackburn Rovers pada musim 1994-95.
Dari dasar klasemen, Derby County mungkin harus bersiap terdegradasi kembali ke divisi Championship. Sejak tahun 1992 hanya West Bromwich Albion yang mampu terhindar dari degradasi di akhir musim setelah terpuruk di posisi juru kunci pada hari Natal.
Sementara Wigan Athletic yang masih berkutat di posisi kedua dari bawah punya nasib lebih baik, meski tetap harus waspada. Dalam 15 musim ada tujuh kasus di mana klub akhirnya harus terdegradasi setelah duduk di posisi 19 saat Natal. Mereka adalah Leicester City (1994-95 dan 2001-02), Watford (1999-00), Leeds United (2003-04), Southampton (2004-05), Birmingham 2005-06 dan Charlton musim lalu.
Hal serupa terjadi pada klub penghuni posisi tiga dari bawah, yang saat ini ditempati Sunderland. Hanya enam tim yang pada akhir musim terdegradasi setelah duduk di posisi tiga dari bawah di hari Natal, mereka adalah Middlesbrough (1996-97), Blackburn (1998-99), Coventry (2000-01), Derby County (2001-02), West Brom (2002-03) dan Crystal Palace (2004-05).
Foto: Emmanuel Adebayor dan Emmanuel Eboue. Memuncaki klasemen saat Natal tak berarti Arsenal bisa menjuarai Liga Inggris.
(din/a2s)











































